jalan lingkungan Komplek Griya Lopang yang telah dilakukan peningkatan
Warga komplek mengeluhkan jalan rusak, sementara adanya program pemeliharaan dari DPRKP Kota Serang masih belum maksimal serta masyarakat menduga adanya permainan para oknum guna mencari keuntungan yang tidak wajar dalam proyek ini. Walau ada kearifan lokal dari masyarakat namun hanya bersifat preventif yang ujungnya menimbulkan masalah baru bagi warga sekitar.
SERANG, SBNews.co.id – fasilitas jalan umum yang ada di 2 perumahan yang kondisinya dinilai sangat parah, walau ada dilingkungan perkotaan Serang. Hal ini bukan hanya dikeluhkan warga komplek sebagai penghuni setiap hari yang gunakan fasum itu, pihak pengguna akses lainpun sama saat melintasi jalan lingkungan komplek itu merasa sangat tidak nyaman.
Kondisi jalan yang bergelombang berada di komplek Bumi Agung Permai 1 ini seakan dibiarkan pihak pemerintah kota. Maka tak heran jika warga Komplek Bumi Agung sebagian memilih jalan pintas alternative ke komplek Griya Lopang namun hanya pengguna kendaraan roda dua saja, pasalnya jalan pintas itu hanya cukup dilalui sepeda motor saja.
Kepada media ini Rabu (10/10/2018) salah satu warga yang ada di komplek Griya Lopang tepat di lintasan yang sering digunakan warga Komplek Bumi Agung ini, namun pihaknya tidak bersedia disebutkan namanya. Ia mengatakan, benar kondisi jalan wilayah 2 komplek ini mengalami kerusakan. Walau beberapa bulan kebelakang sekitar bulan Juli disini ada pembangunan, katanya.
Sumber menunjuk beberapa Gang atau Blok yang telah dilakukan pemeliharaan. Ia menjelaskan, saya tanyakan langsung saat ada pengerjaan pengaspalan disampin saya ini, kata dia.
“ saya meminta sebaiknya yang dibetulkan yang di Gapura Pintu masuk menuju rumah warga, pasalnya rusak sekali kondisinya,” ujarnya.
Namun petugas yang mengerjakan jalan itu, menjawab itu wewenang Provinsi , kami hanya melaksanakan proyek inipun adalah proyek ajuan lama dari Walikota Haeruzaman, katanya meniru pekerja saat itu. “ Kita masyarakat tidak tahu harus mengeluh kemana dengan kondisi disini apalagi saat musim hujan,” keluhnya. Pengerjaan pengaspalan langsung saja digelar disini itupun dilakukan saat malam hari, dan lihat kondisinya sekarang kondisi ketebalan aspal yang sangat tipis terlebih jalan yang berlobang ini tidak di normalisasi lagi langsung saja ditambal, akunya.
Ia juga menambahkan, untuk jalan Gapura Griya Lopang itu yang sangat parah walau tindakan kearifan local masyarakat dalam tindakan preventifnya melakukan penambalan dengan mengurug dengan puing-puing bekas namun itu bukan solusi, tegasnya.
peningkata jalan komplek Bumi Agung Permai 1
Acapkali hujan turun urugan puing bekas itu malah tergerus air dan masuk ke parit atau drainase jalan, maka jangan heran kalau selokan rata dengan jalan terutama bagian kanan pintu masuk. Hal ini disebabkan serinya masyarakat melakukan pengurugan dengan puing atau tanah yang ditimpa air hujan terbawa masuk keselokan itu, hingga menimbulkan genangan air, lanjutnya.
Terpisah dikatakan Saeful Bahri Ketua LSM Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMAKS) Banten, dalam pelaksanaa pengerjaan pemeliharaan jalan itu memang disaat malam hari, dan memang lokasinya persis dekat dengan Kantor Sekretariat kami di Bumi Agung Permai. Memang tidak terlihat adanya tanda tanda akan dilaksanakan pemeliharaan jalan di 2 komplek itu, apalagi tertera papan informasi kegiatan dilokasi itu. “ Awalnya kami mengira kalau itu adalah pengembang yang melaksanakan pemeliharaan jalan itu, akan tetapi warga menggunjingkan jika itu adalah program dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman ( DPRKP ) Kota Serang .” ujarnya.
Jika itu memang anggaran bersumber dari pemerintah mengapa Dinas terkait tidak memberikan informasi dilokasi hingga tidak menimbulkan dugaan-dugaan atas proyek ini.
Jika memang seperti kita menduga adanya unsur kesengajaan dari pihak pemkot Serang supaya terkesan silent namun kegiatan ada diberikan kepada kebutuhan warga di 2 komplek itu, terlebih saat itu dimanfaatkan sebagai ajang kampanye, tegasnya.
Menurut informasi bukan hanya 2 komplek saja yang mendapatkan pemeilharaan ini, namun pihaknya baru mengetahui langsung yang ada dilokasinya yakni Griya Lopang dan Bumi Agung Permai 1, inipun hasilnya sangat tidak maksimal. “ jalan yang baru saja dilaksanakan pemeliharaan seperti tidak ada tanda-tanda pernah di tingkat walau baru seumur jagung,” ujar Bahri.
Kita menduga dalam kegiatan ini lokasi yang lainpun sama, “ kita akan membuat kajian atas program ini guna bisa kembali mengontrol terhadap adanya dugaan dugaan dari masyarakat sekitar dan pengguna jalan tentang adanya pengurangan volume serta kwalitas yang tidak maksimal,” pungkasnya. (dad)
Berhati-hati dengan Olimpiade Musim Dingin Pribadi Feed Anda Namun, mereka tidak bisa mengontrol kinerja tim AS dalam pertandingan melawan tim nasional musim ini. Tim Kanada berhasil mengalahkan tim Kanada 24-7…
Ini adalah sebuah artikel yang menarik. Ini adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penelitian. Versi audio dari artikel ini dibuat dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Ada kemungkinan kesalahan pengucapan. Kami…
Sebelumnya, pejabat keamanan Pakistan pada Senin mengatakan bahwa setelah serangan teroris bersama di beberapa lokasi di Provinsi Baluchistan, pasukan keamanan Pakistan telah membunuh 22 teroris di Province Baluchtis dalam dua…
Perang Amerika Serikat akan terus berlanjut, karena itu, ketika Partai Republik di Senat berusaha untuk menghentikan Partai Demokrat melalui langkah-langkah paling populer selama masa Presiden Biden, perang Amerika akan terus…
Perdana Menteri Inggris, Keir Stammer, pada hari Jumat mengkonfirmasi bahwa ia telah menunjuk Peter Mandelson, mantan menteri, ahli perdagangan Uni Eropa, dan politikus senior Partai Buruh, sebagai duta besar berikutnya…
Kantor Jaksa Agung Hongaria mengajukan tuduhan resmi terhadap Walikota Budapest, Gergely Karacsony, karena tidak menghormati polisi yang melarang organisasi Pride March pada tahun 2025. Hukum baru anti-LGBTBI yang diluncurkan oleh…
Baru-baru ini Sekarang Anda bisa mendengarkan artikel Fox News! Di bawah ketentuan perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas, perbatasan Gaza-Mesir dengan Rafah kembali beroperasi secara terbatas pada Senin, membuka…
Ini adalah sebuah artikel yang menarik. Ini adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penelitian. Versi audio dari artikel ini dibuat dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Ada kemungkinan kesalahan pengucapan. Kami…
Pemerintah Jepang mengatakan pada Senin bahwa sebuah misi uji coba di Jepang telah merecovery sedimen tanah langka dari laut di kedalaman 6.000 meter (sekitar 20.000 kaki) untuk mengurangi ketergantungan pada…
Ini adalah sebuah artikel yang menarik. “Saya tidak bisa mengantongi hal itu. Versi audio dari artikel ini dibuat dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Ada kemungkinan kesalahan pengucapan. Kami bekerja sama…
Ini adalah sebuah artikel yang menarik. Ini adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penelitian. Versi audio dari artikel ini dibuat dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Ada kemungkinan kesalahan pengucapan. Kami…
Ini adalah sebuah artikel yang menarik. Ini adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penelitian. Versi audio dari artikel ini dibuat dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Ada kemungkinan kesalahan pengucapan. Kami…