StudioKctus
Berita  

Pelaksana MBG Kubangkondang Bantah Isu Miring dan Pastikan Asta Cita Berdayakan Petani UMKM

Pelaksana MBG Kubangkondang Bantah Isu Miring dan Pastikan Asta Cita Berdayakan Petani UMKM
Pelaksana MBG Kubangkondang Bantah Isu Miring dan Pastikan Asta Cita Berdayakan Petani UMKM

PANDEGLANG,
siber.news – Menanggapi isu yang berkembang mengenai kualitas layanan di Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Cisata, Muhamad Nufus selaku perwakilan Yayasan Wahid Kebumen yang merupakan mitra Badan Gizi Nasional (BGN), memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa seluruh standarisasi operasional dapur telah mengacu sepenuhnya pada Petunjuk Teknis (Juknis) yang tertuang dalam pedoman khusus keluaran BGN sebagai acuan utama pelaksanaan program di lapangan.

Dalam pernyataannya, Nufus menilai informasi mengenai menu yang tidak layak sangat tidak relevan dengan kondisi riil di lapangan saat ini. Ia memastikan bahwa setiap tahapan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga penyajian, dilakukan dengan pengawasan ketat guna menjamin kualitas dan kelayakan nutrisi bagi para siswa penerima manfaat.

Terkait aspek anggaran, Nufus menjelaskan bahwa menu yang disediakan sudah sangat sesuai dengan budget anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dengan alokasi dana mulai dari Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, pengelola tetap berkomitmen menyajikan hidangan yang memenuhi kriteria gizi seimbang sesuai dengan indeks harga yang ditetapkan.

Mengenai komposisi struktural pengelola dapur di Kubangkondang, Nufus menekankan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari pembentukan ekosistem yang solid. Langkah ini diambil sesuai dengan tujuan program Presiden Prabowo Subianto yang ingin melibatkan berbagai unsur masyarakat secara kolaboratif, mulai dari Koperasi, BUMDes, hingga pelaku UMKM lokal.

Nufus juga secara tegas membantah tuduhan adanya praktik nepotisme atau penempatan kerabat dalam manajemen dapur. Ia menjamin bahwa tidak ada anggota keluarga yang dilibatkan sebagaimana yang dituduhkan, melainkan seluruh personel bekerja berdasarkan profesionalisme dan peran strategis lembaga dalam menyukseskan program nasional ini.

Selain perwakilan Yayasan Wahid Kebumen, Nufus juga sebagai Ketua Pemuda Tani Kabupaten Pandeglang, dia menyampaikan bahwa program Asta Cita ini memiliki visi besar untuk memberdayakan sektor pertanian di daerah. Melalui skema ini, para petani lokal diberikan akses langsung untuk menjadi pemasok bahan baku utama, sehingga rantai pasok pangan menjadi lebih pendek dan menguntungkan produsen kecil.

“Adanya program ini membuat para petani kita terberdayakan secara ekonomi. Kami memastikan penyerapan hasil tani lokal berjalan maksimal, sehingga dampak ekonominya langsung dirasakan oleh para petani, pengusaha lokal, dan UMKM di Pandeglang,” ungkap Nufus dalam penjelasannya.

Sebagai penutup, Nufus mengajak masyarakat untuk melihat dampak positif secara menyeluruh dari keberadaan dapur MBG ini. Ia meyakini bahwa sinergi yang terjalin antara pemerintah, mitra, dan masyarakat akan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga di wilayah Kecamatan Cisata secara berkelanjutan.

Exit mobile version

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.