StudioKctus
Berita  

Noel Ebenezer klaim diselamatkan KPK dari kasus ekstorsi K3

Senin, 19 Januari 2026 15h48 WIB

Jakarta Mantan Wakil Menteri Sumber Daya Manusia (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel Ebenezer merasa diselamatkan oleh para penyelidik KPK dalam kasus dugaan pemerasan dalam menangani sertifikat K3 di Kementerian Sumber Daya Manusia.

Baca juga:

Noel Ebenezer berjanji untuk merobohkan partai politik dan organisasi massa yang terlibat dalam kasus pemerasan K3 minggu depan

Karena, kata Noel, jika dia masih di bawah tahanan sementara kasusnya masih pending, Noel mengakui bahwa dia tidak tahu apa takdirnya di masa depan.

“Teman-teman saya tahu bagaimana pengusaha yang saya kendalikan dan menantang, itulah sebabnya saya mengatakan bahwa ada partai dan organisasi massa”, kata Noel kepada wartawan dalam sidang anti-korupsi di Pengadilan Distrik Pusat Jakarta, Senin, 19 Januari 2026.

Baca juga:

Immanuel Ebenezer dituduh mengekspor Rp 6,5 miliar dari pelamar sertifikasi K3 dari Kementerian Sumber Daya Manusia

Noel kemudian mengucapkan terima kasih kepada para peninjau KPK karena mereka tidak menyiksa dia selama penahanan.

Bahkan, dia tetap sehat saat di bawah tahanan, menjadi lebih gemuk dan lebih segar karena makanan, vitamin, dan nutrisi yang dia terima.

Baca juga:

Immanuel Ebenezer mengatakan secara terbuka bahwa partai politik terlibat dalam kasus pemerasan K3

Selain itu, Noel menambahkan bahwa penjaga penjara di pusat penahanan tempat dia tinggal sementara sangat bertanggung jawab, ramah, dan penuh integritas.

“Alhamdulillah, saya berada dalam kondisi baik selama dipenjara. Tanggung jawab penjaga penjara luar biasa, semuanya baik-baik saja. Apa yang tidak ada, adalah kebutuhan batin kami”, katanya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Immanuel Ebenezer dan 10 tersangka pemerasan terkait pengolahan sertifikat K3 di Kementerian Sumber Daya Manusia senilai 201 miliar Rd.

Dalam penyelidikan kasus ini, khususnya dari identifikasi oleh para penyelidik melalui laporan tersangka, dugaan tindakan pemerasan mencapai IDR 201 miliar untuk periode 2020-2025, juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan kepada wartawan di Jakarta pada Kamis (18/12/2025).

Budi mengatakan bahwa angka ini tidak termasuk sumbangan uang atau bentuk seperti mobil, sepeda motor, fasilitas untuk pergi ke Hajj, Umrah, dll.

Sebelumnya, pada 22 Agustus 2025, KPK menunjuk Immanuel Ebenezer sebagai Wakil Menteri Sumber Daya Manusia bersama dengan sepuluh orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pemrosesan sertifikat K3 di Kementerian Sumber Daya Manusia.

Pada hari yang sama, Immanuel Ebenezer berharap mendapatkan amnesti dari Presiden Prabow Subianto, tapi Presiden mengundurkan diri dari jabatan Wakil Menteri Sumber Daya Manusia.

Noel Ebenezer tidak akan meminta Prabow untuk membatalkan, inilah sebabnya

Noel mengakui bahwa ia tidak akan mengajukan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan tuduhan pemerasan terkait pemrosesan sertifikat K3 yang didakwa.

VIVA.co.id

19 Januari 2026

Sumber

Exit mobile version

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.