Selasa, 20 Januari 2026 17h47 WIB
JakartaMantan CEO PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menekankan bahwa ia tidak pernah mendengar atau menerima laporan masalah dalam menyewa terminal bahan bakar milik PT Pertamine Orbit Terminal Merak (OTM).
Baca juga:
Beberapa nama besar menjadi saksi dalam pengadilan korupsi di Pertamina!
Nicke menekankan hal ini ketika dia tampil sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi dalam pengelolaan minyak dan produk olahan PT Pertamina di pengadilan anti-korupsi di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.
Pada awalnya, Jaksa Agung (JPU) bertanya kepada Nick tentang keberadaan perjanjian kerja sama untuk menyewa terminal bahan bakar antara PT Pertamina dan PT OTM.
Baca juga:
Ahok dan Ignasius Jonan menjadi saksi dalam pengadilan korupsi anak Riza Chalidova
“Apakah Anda tahu bahwa pada saat itu ada perjanjian kerja sama antara PT OTM dan PT Pertamina untuk menyewa terminal TBBM Merak?
Dalam sebuah pernyataan, Nicke, yang menjabat sebagai direktur presiden Pertamina selama periode 2018-2024, menjawab bahwa bisnis tersebut terkait dengan penyewaan terminal bahan bakar. Namun, Nicque mengakui bahwa ia tidak pernah berada di terminal.
Baca juga:
Saksi menyangkal acara golf di Thailand dan berbicara tentang sewa perahu
Apa kau pernah atau sering mendengar tentang kerjasama ini?Tanya jaksa.
“Tidak pernah”, jawab Nicke.
Jaksa kemudian bertanya kepada Nick tentang menyewa terminal bahan bakar dalam rencana bisnis jangka panjang (RJPP) atau dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) PT Pertamina.
Jadi RJPP ada secara umum, tapi PT OTM tidak disebut secara khusus seperti itu, kan? tanya jaksa.
Tidak ada. Karena itu bukan investasi Pertamina, ” jawab Nicke.
Jaksa juga bertanya Nick tentang keberadaannya.analisisHal ini juga menjadi perhatian utama bagi para peneliti di bidang teknologi dan teknologi.
Proses penyewaan BBM Merak ini terjadi saat Anda menjalankan bisnisnya, kan?analisisatau studi tentang proses kolaborasi ini, Bu?
Di sisi lain
“Tidak pernah ada berita tentang itu”, jawab Nicke.
