Cerita ini merupakan bagian dari edisi November Image, memperingati semangat kepedulian Los Angeles serta kolaborasi seni yang terjalin antara keluarga dan teman.
Kopi adalah bahasa spiritual.
Di Minas Gerais, Brasil, saya beruntung bisa berada dekat dengan sumber kopi. Kami memiliki satu pohon yang indah; saya ingat bunga-bunganya dan buahnya yang berwarna merah saat masak.
Saya menyukai perubahan—yang manis maupun yang pahit.
Di Brasil, kopi jam dua adalah momen berhenti sejenak dan merayakan. Acaranya berupa membuka lemari kristal tua, mengambil taplak meja antik, perak serta cangkir khusus. Tempat terbaik disediakan untuk tamu.
(via Natália Pereira)
Pertemuan itu bisa jadi untuk merayakan kelahiran bayi yang baru lahir, menjenguk seseorang yang sedang berbaring di ranjang, menyambut tamu dari luar kota, atau sekadar berjumpa tetangga yang tak disangka-sangka.
Kue manis yang dibuat dari biji jagung juga dipamerkan. Akar-akarnya patah, susu menjadi keju, kayu terbakar. Kopinya sudah siap. Aromanya tercium di mana-mana.
Kedai Kopi Dua. Kenangan yang abadi dan indah.
nya hanya berisi:
**(via Natália Pereira)**
Karena ini hanya keterangan sumber dan bukan paragraf berita, tidak ada konten yang perlu diterjemahkan atau dirapikan menjadi paragraf berita dalam bahasa Indonesia.
Natália Pereira, juga dikenal sebagai AD105, berasal dari kota Vianópolis di wilayah Minas Gerais, Brasil, adalah seorang seniman, penulis, dan koki berbakat. Masa kecil Pereira, penuh imajinasi dan kisah-kisah yang ia rangkai, menjadi sumber utama karya-karyanya. Banyak karyanya menggunakan elemen alam—seperti singkong yang dibentuk seperti jari berbuku sebagai alat menggambar, bunga kering dan biji-bijian sebagai bagian dari patung, serta cat dan warna yang didaur ulang.
Pereira dan karyanya telah dipamerkan di MOCA Giffin di Los Angeles serta dalam pameran tunggal di Los Angeles, Italia, Zurich, dan berbagai tempat lainnya. Buku karyanya berjudul *Abundancia: Minha Vida em Composições* diterbitkan pada tahun 2021 dan berisi komposisi, cerita pendek, puisi, fotografi, serta patung.
Sebagai koki utama di restorannya, Woodspoon, di pusat Los Angeles, Pereira meraih pengakuan internasional, termasuk penghargaan “Babe Gourmand” dari Michelin Guide dan menjadi finalis pada tahun 2022 untuk kategori “Chef Terbaik California” dari James Beard Foundation. Pereira saat ini tinggal dan bekerja di Los Angeles.
yang Anda berikan hanya berisi “(via Natália Pereira)”, yang merupakan keterangan sumber, bukan paragraf berita. Tidak ada konten utama untuk diterjemahkan atau dirapikan. Jika Anda memiliki paragraf berita yang sebenarnya, silakan kirimkan, dan saya akan bantu terjemahkan ke bahasa Indonesia yang natural.
