Tangerang | siber.news —Sebuah mobil transporter bahan bakar milik Pertamina dengan nomor polisi B 9132 SEI mendadak menjadi perhatian publik setelah terlihat terparkir di kawasan Pemda Lama, tepat di depan Kantor Satpas Polres Metro Tangerang Kota, sejak Jum’at malam (7/11/2025). Kendaraan berlogo Pertamina Patra Niaga itu tampak ditutup rapat menggunakan terpal biru, tanpa adanya pengawasan maupun penjagaan di lokasi.
Kondisi tersebut menimbulkan dugaan kuat bahwa mobil tangki tersebut tengah dalam pengawasan aparat Polres Metro Tangerang Kota, meski hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait alasan dan status kendaraan tersebut.
Pantauan tim siber.news pada Sabtu siang (8/11/2025) memperlihatkan, mobil transporter itu masih berada di lokasi dalam keadaan terkunci dan tidak beroperasi. Penutup terpal biru yang menutupi seluruh bagian tangki semakin menambah rasa penasaran warga sekitar yang mempertanyakan alasan keberadaan kendaraan tersebut di depan kantor polisi.
“Baru semalam mobil itu datang. Sejak datang langsung ditutup terpal biru. Tidak ada yang jaga dan tidak ada aktivitas sama sekali,” ujar seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya kepada siber.news.
Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., belum memberikan keterangan resmi apakah keberadaan mobil tersebut merupakan bagian dari penyelidikan khusus atau pemeriksaan rutin. Ketiadaan penjelasan ini membuat warga menduga adanya langkah pengawasan yang belum dijelaskan ke publik.

Sementara itu, Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMAKS) melalui Koordinator Tangerang Raya, Holida Nuriah, S.T., menilai bahwa pengawasan terhadap armada distribusi energi publik harus dilakukan secara transparan dan profesional. Menurutnya, tindakan tanpa penjelasan resmi dapat menimbulkan spekulasi dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
“Menutup mobil tangki dengan terpal biru tanpa penjagaan dan tanpa keterangan resmi menimbulkan kesan janggal. Publik berhak tahu alasan sebenarnya agar tidak muncul kesan adanya penahanan diam-diam,” tegas Holida kepada siber.news.
Hingga Sabtu sore, mobil transporter B 9132 SEI masih tampak terparkir di depan Polres Metro Tangerang Kota dalam keadaan tertutup rapat. Publik kini menunggu klarifikasi resmi dari pihak kepolisian agar tidak terjadi simpang siur informasi dan menjaga transparansi penegakan hukum di wilayah tersebut.























