Selasa, 20 Januari 2026 17:20 WIB
JakartaKeluarga mengungkapkan bahwa komunikasi terakhirnya adalah dengan Yoga Naufal, pegawai Kementerian Perhubungan dan Perikanan (KKP), yang merupakan salah satu penumpang dari ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport.
Baca juga:
Seorang pencuri di Purwakarta tewas dalam kecelakaan saat mengemudi mobil yang dicuri
Hari Kamis (15 Januari) adalah malam terakhir kita bertemu.perjalanan studi) untuk Kuningan, mereka terus berbicara tentang mimpi, kata adik muda Yoga Naufal, Sultan, di rumahnya di daerah Pondok Bambu, Duren Sawit, Jawa Timur, pada hari Selasa.
Setelah mengucapkan selamat tinggal kepada Sultan dan berbicara singkat dengan keluarga, Yoga kembali ke apartemen di lantai lain. Sultan dan ibunya tinggal di lantai 10, sementara Yoga tinggal di tingkat empat.
Baca juga:
Polisi regional Jawa Tengah mengumpulkan sampel DNA dari keluarga korban pesawat ATR 42-500
Tim SAR bersama menunjukkan kehancuran pesawat ATR yang hilang kontak
Foto:
- Dokumen ANTARA/HO- Makassar BPBD
Sultan mengatakan keluarga mengetahui kecelakaan itu ketika dia berada di apartemen Yoga Naufal di daerah Casablanca, Jakarta Selatan.
Baca juga:
Sebuah mayat korban jatuhnya pesawat IAT ATR ditemukan
Pada saat itu, sultan baru saja kembali setelah membeli makanan dan melihat ibunya gemetar dan bersuara kasar.
“Saya melihat suara ibuku gemetar, saya pasti mendengar berita bahwa Mas Yoga mengalami kecelakaan”, kata Sultan, menambahkan bahwa Yoga Naufal bekerja di PCC untuk fotografi.
Sultan tidak tinggal dengan kakaknya. Yoga Naufal tinggal di sebuah apartemen sementara Sultan tinggal dengan ibunya di unit lain di gedung yang sama.
Saat kejadian, Sultan mengikuti ibunya yang tidak sehat.WhatsApp(WA)
“Biasanya aku menelepon sebelum aku pergi. Tidak, pembebasannya terlambat. Aku akan memberi tahu Anda via WA saat terbang”, katanya.
Dalam pesan itu, Yoga mengatakan bahwa dia berada di Yogyakarta dan akan melanjutkan perjalanan ke Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Setelah cerita itu, tidak ada lagi komunikasi antara Yoga dan keluarga. Keluarga pertama kali menerima berita jatuhnya pesawat dari kerabat yang menghubungi mereka setelah melihat berita di televisi.
“Keluarga saya menelepon, mengatakan mereka menonton TV dan ada berita tentang jatuhnya pesawat, dan kemudian mereka mengkonfirmasi kepada keluarga. Ternyata benar bahwa ada Mas yoga di pesawat”, kata Sultan.
Di sisi lain
Saat ini, ibu sedang menuju Makassar untuk mengkonfirmasi kondisi anaknya dan memantau perkembangan situasi.
