Senin, 19 Januari 2026 15h09 WIB
Jakarta Keputusan Inara Rusli untuk membangun kembali hubungan internal dengan Insanul Fahmi menarik perhatian dari berbagai pihak.
Baca juga:
Polisi: Wardatina Mawa menolak keinginan damai Inara Rusli dan Insanul Fahmi
Dia menilai bahwa gerakan konsultasi Inara berpotensi memperburuk posisi hukumnya dalam kasus dugaan perzinahan yang dilaporkan oleh Wardatina Mawa. Ayolah, lanjutkan!
Hotman Paris menekankan bahwa perjanjian ini bisa menjadi celah yang memperkuat kesadaran publik dan proses hukum terhadap dugaan pelanggaran yang sedang berlangsung.
Baca juga:
Merasa bahwa kepribadian mereka mirip, Eva Manurung meminta Dewi Perssik untuk menikah
Menurutnya, pilihan Inan untuk memperbarui hubungan dengan Insanul Fahmi tidak sesuai dari segi strategi hukum.
“Saya bisa melihat bahwa keputusan Inara untuk menangani Insanul akan benar-benar memperkuat kecurigaan perzinahannya.
Baca juga:
Pengumuman mengejutkan Ahmad Dhani kepada Inare Rusli membuat penonton teruja
Seperti diketahui, Inara Rusli sebelumnya mengumumkan Insanul Fahmi Polda Metro Jaya, namun setelah mencapai kesepakatan damai pada 29 Desember 2025, ia memutuskan untuk menarik kembali laporan tersebut.
Proses mediasi yang memfasilitasi rekonsiliasi itu diduga dibantu oleh Buya Yahya. Inara mengungkapkan bahwa keputusan itu dibuat berdasarkan pertimbangan agama dan keberlanjutan rumah tangga, yang menurutnya lebih penting daripada pengadilan publik.
Buya mengatakan bahwa yang penting adalah kita menjadi legal dan halal sebagai pasangan sebelum agama. Setelah semua, kita yang mengelola rumah ini. Tidak ada lagi kebutuhan untuk memikirkan opini publik, kata Inara Rusli.
Meskipun pernikahan mereka belum secara resmi terdaftar di lembaga negara, Inara masih menyatakan komitmennya untuk mematuhi Insanul Fahmi sebagai suaminya.
Di sisi lain, upaya Inara untuk menyelesaikan masalah hukum tidak berjalan dengan baik. Sebagai pelapor, Wardatina Mawa menolak pilihan perdamaian yang diusulkan.
Bahkan, Mawa dan tim hukumnya meminta para penyelidik Polda Metro Jaya untuk menghentikan kasus ini untuk menjelaskan situasi dugaan perzinahan yang menangkap Inara Rusli dan Insanul Fahmi.
Di sisi lain
Situasi ini menempatkan Inara dalam situasi yang sangat rumit. Di satu sisi, ia mencoba mempertahankan rumahnya berdasarkan pertimbangan pribadi dan agama. Di sisi lain, langkah ini dianggap berisiko secara hukum.
