Siber.news, SERANG | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang bersama Jaringan Nasional Pemuda Hijau (JARNAS) menggelar aksi penanaman pohon di Hilir Sungai Cibanten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Kegiatan ini menjadi simbol komitmen kolektif dalam menjaga ekosistem sungai sekaligus bagian dari gerakan penghijauan berkelanjutan.
Aksi tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Generasi Muda Peduli Indonesia (GaMPI), Komunitas Peduli Sungai Banten, Fesbuk Banten, Kwarda Pramuka Banten, Mahakarya Bhumi Hambalang, hingga komunitas lingkungan di Provinsi Banten.
Dukungan pemerintah daerah tampak nyata dengan hadirnya Gubernur Banten, Ketua DPRD Kota Serang, Kapolresta Serang Kota, serta jajaran Forkopimda dan OPD Provinsi maupun Kota Serang.
Anang M Faisal, Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Serang, menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial terhadap persoalan lingkungan yang semakin kompleks.
“Persoalan lingkungan tidak bisa diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi lintas elemen agar upaya pelestarian lingkungan berjalan berkelanjutan dan berdampak nyata,” ujar Anang.
Menurutnya, Sungai Cibanten memiliki fungsi strategis bagi kehidupan masyarakat, sehingga penjagaan ekosistem dari hulu hingga hilir harus menjadi agenda bersama.
“Kegiatan penanaman pohon ini bukan sekadar simbolik, tetapi langkah awal membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga sungai berarti menjaga masa depan,” tambahnya.
Anang juga menekankan pentingnya advokasi terhadap aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem, termasuk praktik pertambangan yang tidak berpihak pada keberlanjutan.
“Lingkungan adalah warisan generasi. Jika hari ini kita abai, maka yang kita wariskan adalah kerusakan. Karena itu, upaya pelestarian lingkungan harus terus dijaga, diperjuangkan, dan diadvokasi secara konsisten,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa isu lingkungan telah menjadi kepentingan bersama. Kolaborasi lintas elemen di Sungai Cibanten diharapkan menjadi inspirasi bagi gerakan serupa di daerah lain, demi masa depan ekosistem yang lebih lestari. (rls-BA)
