Lebak_siber | Sebuah gudang toko plastik dan satu rumah di pusat perbelanjaan di pasar Kota Rangkasbitung Kabupaten Lebak Provinsi Banten habis dilalap si “jago merah”.
Lokasi kebakaran yang berada di Jl Sunan Kalijaga Kampung Kebon Kopi RT/RW 02/03 Kelurahan Muara Ciujung Timur Kecamatan Rangkasbitung bersebelahan dengan permukiman padat penduduk hingga menyebabkan salasatu rumah dan pemiliknya ikut terbakar dan si Jago merah pun menelan satu orang korban jiwa.
Korban tewas terpanggang karena korban tidak sempat keluar rumah ketika si jago merah sedang melalap rumahnya, diduga kejadian berasal dari lilin. Sabtu dini hari sekira jam 00:30 WIB 13 Februari 2021.
Berdasararkan informasi yang berhasil diperoleh awak media siber.news dari Memet salah seorang warga setempat dilokasi kejadian, rumah yang ikut terbakar tersebut milik Pasutri Lansia Ongki dan Monik (80) warga Kebon Kopi yang menderita sakit stroke menahun.
Sementara itu, Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak yang dibantu Polisi Sektor Rangkasbitung dan petugas dari Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, serta Tagana Lebak, segera menyisir lokasi kejadian mencari Monik yang diduga ikut terbakar bersama rumahnya yang tidak sempat menyelamatkan diri karena dalam keadaan stroke. Setelah api berhasil dijinakan, akhirnya petugas menemukan Monik (80) sudah menjadi abu bersama sisa puing tempat tidurnya.
Menurut H. Toni Ketua RW 03, gudang yang terbakar itu tidak ada penghuninya, hanya sebagai tempat penyimpanan saja, setelah kejadian tersebut ia selaku ketua RW meminta kepada warganya untuk tidak menggunakan area ini sebagai pergudangan.
“Setelah kejadian ini, tidak ada lagi gudang di tengah – tengah pemukiman warga,” ujar H. Toni.
Masih ditempat yang sama, Imas Lurah Muara Ciujung Timur mengatakan, banyaknya masa yang melihat kejadian ini, agak sedikit mempersulit petugas pemadam untuk menjinakan api, ditambah lagi karna banyaknya barang yang mudah terbakar sehingga api sangat cepat menghanguskan gudang.
“Alhamdulilah akhirnya api bisa dipadamkan sekitar pukul 05 : 00 Wib pagi, dan untuk kerugian ditaksir sekira satu milyar, diduga penyebabnya adalah lilin mengingat hari ini perayaan Imlek,” pungkasnya. (Iw)
