Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung program Sekolah Rakyat di Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (16/1/2026) siang. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah memperkuat pendidikan dasar berbasis kearifan lokal agar kualitas belajar anak-anak Papua terus meningkat.
Program Sekolah Rakyat di Tanah Papua kini mulai membuka jalan baru untuk meratakan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Lewat program ini, pemerintah menegaskan kembali tekadnya menyediakan layanan pendidikan berkualitas hingga ke pelosok negeri, termasuk wilayah Indonesia Timur yang dihadapkan pada tantangan geografis dan sosial yang rumit.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Papua dalam rangka mendukung program Sekolah Rakyat. Kunjungan ini bertujuan memperkuat pendidikan dasar di wilayah tersebut, termasuk memastikan ketersediaan guru, sarana, dan kurikulum yang relevan. Gibran menekankan pentingnya pendidikan berkualitas untuk anak-anak Papua agar mereka memiliki kesempatan yang setara di masa depan.
Kunjungan Wapres Gibran ke Yahukimo akhirnya dibatalkan setelah aparat mendeteksi adanya ancaman dari kelompok OPM.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah terhadap Sekolah Rakyat saat meninjau SRMA 41 Biak Numfor di Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Selasa, 14 Januari 2026. Kunjungan ini berlangsung sehari usai Presiden Prabowo Subianto meresmikan program Sekolah Rakyat secara serentak di berbagai daerah.
Wapres Gibran Kunjungi Papua
- Foto: Sekretariat Wakil Presiden/ANTARA/HO
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya penguatan Sekolah Rakyat saat meninjau sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (11/6). Ia menegaskan bahwa program ini bertujuan memastikan anak-anak Papua memperoleh pendidikan dasar yang berkualitas dan merata, sekaligus mencetak generasi penerus yang siap berkontribusi di daerahnya.
Wapres Gibran Rizieq tak hanya berdialog dengan guru dan pelajar saat mengunjungi Wamena, Papua—ia juga turun langsung ke lapangan, main sepak bola bareng anak-anak setempat. Dalam permainan ramah itu, Gibran bahkan sempat mencetak hattrick, tiga gol sekaligus, yang membuat suasana semakin meriah.
Kunjungan Wapres Gibran ke daerah kepulauan di Papua menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar serius memeratakan pembangunan pendidikan hingga ke pelosok negeri.
Saat meninjau langsung, Gibran menegaskan bahwa setiap anak Indonesia berhak mendapat pendidikan berkualitas, tak peduli tinggal di pelosok atau pun kondisi keuangan keluarganya.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung program Sekolah Rakyat di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pendidikan dasar di wilayah timur Indonesia.
Wapres Gibran di Papua: Kunjungan ke 166 Sekolah Rakyat, Menteri Rini Sebut Ini Bukti Nyata Negara Hadir untuk Warga
Gibran menegaskan, pendidikan harus bisa dijangkau semua anak di pelosok dan berkualitas, agar mereka bisa belajar dengan nyaman.
Usai menyampaikan pernyataannya, Gibran langsung menilik ruang kelas, kantin gratis, dan laboratorium komputer. Saat ini sekolah itu mendidik sekitar 100 siswa serta tergabung dalam 166 Sekolah Rakyat yang telah diresmikan secara nasional.
Meski fasilitasnya sudah cukup baik, sekolah ini masih kekurangan guru. Kekurangan ini perlu segera diperbaiki supaya kegiatan belajar-mengajar bisa berjalan lebih maksimal.
Kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran ke Papua ini menitikberatkan pada pemerataan pembangunan, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan untuk wilayah Indonesia Timur. Pesawat kepresidenan yang ditumpangi Wapres mendarat di Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor, dan langsung disambut Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri, sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke lokasi sekolah yang menjadi tujuan utama.
Anggota Komisi X DPR RI, Robert Joppy Kardinal, menyatakan dukungannya untuk memperluas cakupan Sekolah Rakyat di Papua. Menurutnya, program ini sangat cocok karena wilayah Papua masih menghadapi kesulitan akses menuju layanan pendidikan.
Robert Joppy Kardinal menegaskan, Sekolah Rakyat yang menerapkan sistem asrama bisa mengatasi kendala jarak dan ekonomi. Karenanya, program ini perlu diperluas ke seluruh provinsi di Papua.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung program Sekolah Rakyat di Papua. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pendidikan berbasis masyarakat, terutama di wilayah timur Indonesia.
Robert menyampaikan bahwa hingga saat ini baru tiga daerah di Papua—Jayapura, Biak Numfor, dan Sarmi—yang ditunjuk sebagai lokasi Sekolah Rakyat. Padahal, wilayah Papua kini sudah terbagi menjadi enam provinsi. Ia khawatir kondisi ini bisa memperlebar kesenjangan akses pendidikan antar-daerah.
