StudioKctus
Berita  

Farida Nurhan jual akun YouTube Rp10 miliar karena pendapatan turun

Hari Rabu, 21 Januari 2026 12:30 WIB

JakartaKeputusan Farida Nurhan atau Omay untuk menjual akun YouTube-nya dengan nilai fantastis hingga 10 miliar IDR mengejutkan penonton. Di balik perubahan besar, Omay mengakui bahwa dia lelah menghadapi penurunan pendapatan YouTube yang tidak lagi sesuai dengan biaya produksi.

Baca juga:

Anak Farida Nurhan diduga mengalami kekerasan oleh pria, mereka memukulnya dan membakar rokok

Farida Nurhan sendiri dikenal sebagai salah satu vlogger kuliner populer di Indonesia. Konten makanan yang dia tampilkan secara konsisten selama bertahun-tahun telah membuat saluran YouTube-nya tumbuh dengan cepat dan menghasilkan pendapatan besar. Namun, situasi ini sekarang berubah drastis. Apa alasannya?Gulung ke bawah untuk melihat artikel lengkapnya

Baca juga:

Bika Bogor Jasuke menjadi viral, menarik para seniman dan influencer termasuk Farida Nurhan

Dalam podcast Close The Door oleh Deddy Corbuzier, Omay secara terbuka mengungkapkan alasan mengapa ia memutuskan untuk berhenti dari akun YouTube yang membuat namanya.

Aku berhenti. 18 bulan yang lalu, aku tidak ingin membuat konten makanan di YouTube lagi, Omay mengatakan, dikutip oleh YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu, 21 Januari 2026.

Baca juga:

Keinginan Farida Nurhan untuk membantu mempromosikan RANS Grand Archipelago yang ditinggalkan ditolak!

Di awal karirnya sebagai pembuat YouTube, Omay hidup di era emas Adsense. Sebenarnya, setelah Anda muncul di podcast, pendapatan Anda dapat cepat meningkat.

“Ketika saya pertama kali melakukan podcast dengan Paman Dedo, saya mendapatkan Rp 350 juta dari Adsense. Tapi seiring waktu, pengamatan dan pendapatan menurun drastis”, katanya.

Penurunan ini tidak hanya mempengaruhi pendapatan pribadi, tetapi juga keberlanjutan tim produksi. Omay mengatakan bahwa pendapatan akhir YouTube hanya sekitar 18 juta IDR per bulan, jumlah yang bahkan tidak cukup untuk menutupi biaya tim.

Omay mengakui bahwa untuk bertahan hidup, ia harus membayar biaya produksi YouTube dengan pendapatan dari platform lain, terutama Facebook. Menurutnya, perbedaan hasil antara YouTube dan Facebook sangat tidak sama.

“YouTube menggunakan kamera profesional, editor, miniatur. Facebook hanya menggunakan ponsel, tanpa editor, tapi hasilnya tiga kali lebih sama”, jelasnya.

Saat ini, Omay memutuskan untuk menggunakan Facebook, di mana ia mengklaim bahwa pendapatannya bisa mencapai Rp 150 juta per bulan, yang jauh melebihi pendapatan YouTube.

Di sisi lain

(Kepital) untuk upload bisa mencapai Rp 1,5 juta. Dengan delapan video per bulan, modal berputar sekitar Rp 12 juta. Tapi hasilnya hanya Rp 35 juta, katanya.

Sumber

Exit mobile version

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.