![]() |
| Demo Masa FAM menuntut agar Waralaba Saruni Jaya ditutup karena masih belum kantongi ijin Selasa (15/5/2018) |
Keberadaan waralaba yang baru saja belum genap satu minggu laksanakan grand
opening di Pandeglang ini kembali menuai perhatian sejumlah aktivis pergerakan
di kabupaten Pandeglang.
pusat perbelanjaan yang dinilai belum jelas perijinannya, hingga sejumlah
aktivis di Pandeglang Selasa (15/5/2018) kembali menyerbu Saruni Jaya untuk berunjuk
rasa agar wara laba yang satu ini untuk ditutup sebab dinilai sangat merugikan
masyarakat kecil di kota seribu ulama sejuta santri ini.
ini laksanakan aksinya di depan waralaba dengan ketat dijaga oleh barikade
Dalmas Polres Pandeglang guna mengawal aksinya berjalan aman dan tertib.
awak media mengatakan, pihaknya menuntut agar pemerintah segera menutup
waralaba Saruni Jaya ini karena sudah melanggar aturan ada beberapa pelanggaran
dilakukan oleh pihak manajemen antara lain adanya perijinan yang tidak ditempuh
dibagian DKPPP Pandeglang, serta amdalalinpun belum ada ijinnya.
Bupati Pandeglang dengan para jajarannya yang berkepentingan untuk segera menutup
Saruni Jaya yang sudah jelas tidak menempuh perijinan yang berlaku di
Pandeglang ini, Selama perijinan belum ditempuh pihak pemerintah segera lakukan
penutupan dan perlu diingatkan pula bisa melaksanakan kegiatannya di bumi
Pandeglang ini asalkan kearifan lokalnya ditempuh,” pungkas Ahmadi.
