StudioKctus
Berita  

Dugaan Sulap Anggaran Pusdiklantas: Taman Jadi Ruko

Dugaan Sulap Anggaran Pusdiklantas: Taman Jadi Ruko
Dugaan Sulap Anggaran Pusdiklantas: Taman Jadi Ruko

TANGERANG SELATAN,

siber.news | Praktik dugaan manipulasi anggaran kini tengah menjadi sorotan tajam di wilayah Serpong Utara. Proyek yang seharusnya dialokasikan untuk mempercantik kawasan Jl. Bayangkara Pusdiklantas dengan ruang terbuka hijau, secara ajaib berubah wujud menjadi konstruksi bangunan komersial permanen yang berdiri di atas lahan negara.

Hasil investigasi lapangan mengungkap pemandangan yang sangat janggal; alih-alih bibit pohon dan fasilitas publik, lokasi tersebut justru dipenuhi struktur beton bertulang dan perancah besi. Sebuah alat berat nampak aktif di tengah pengerjaan konstruksi, memperkuat dugaan adanya pengalihan fungsi lahan dan anggaran secara ilegal demi kepentingan komersial.

Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Edy Mamat, secara terbuka melontarkan dugaan adanya ketidakberesan dalam realisasi proyek ini. Ia mempertanyakan legalitas bangunan dua lantai tersebut, mengingat laporan resmi yang diterima pihak legislatif sebelumnya mencatat area tersebut sebagai proyek taman.

“Waktu dilaporkan itu pengerjaan taman, tapi sekarang bangunan. Itu yang kita tanyakan, kalau bangunan, itu bangunan siapa?” tegas Edy Mamat dengan nada curiga. Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa laporan pengerjaan fisik di lapangan telah dimanipulasi untuk mengelabui pengawasan publik.

Dugaan penyimpangan ini semakin serius mengingat nilai pagu anggaran yang diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar. Dana yang bersumber dari pajak rakyat tersebut awalnya diklaim untuk penataan kawasan dan pembuatan taman sebagai kompensasi pembebasan lahan, bukan untuk membangun unit bisnis.

Ketidakjelasan status bangunan ini memunculkan dugaan adanya “main mata” antara pihak kontraktor dengan oknum dinas terkait. Edy Mamat menegaskan akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap daftar pagu anggaran guna mengungkap siapa dalang di balik proyek siluman yang menyalahi peruntukan ini.

Publik kini menaruh dugaan bahwa pengawasan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan sengaja dilemahkan dalam proyek ini. Transformasi drastis dari fasilitas hijau menjadi bangunan mirip ruko dianggap sebagai bukti nyata betapa rapuhnya integritas pengelolaan anggaran di Kota Tangerang Selatan.

Jika dugaan pengalihan fungsi anggaran ini terbukti benar, aparat penegak hukum didesak untuk segera mengambil tindakan tegas. Skandal ini menjadi ujian bagi transparansi pemerintah kota dalam memastikan uang rakyat tidak berakhir di saku oknum yang menyalahgunakan wewenang di balik kedok pembangunan.

Exit mobile version

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.