Hari Rabu, 21 Januari 2026 12h16 WIB
JakartaGubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, akan mengeluarkan panggilan Work from Home (WFH) untuk pekerja. Selain itu, ia juga akan memperkenalkan kebijakan pendidikan jarak jauh untuk anak-anak usia sekolah jika ada tanda-tanda banjir seperti akhir pekan lalu.
Baca juga:
BMKG: Central Java Alert Panorama Hujan Besar sampai 31 Januari 2026
Jika terjadi, akan terjadi lagi, dan saya harap tidak terjadi karena kemarin, ketika hujan pada hari Sabtu dan Minggu, itu adalah hari libur yang panjang, jadi tidak ada kebutuhan untuk bekerja dari rumah, kata Pramono di Jakarta pada Rabu, 21 Januari 2026.
ilustrasi banjir di jalan (Dr. TMC Polda Metro Jaya)
Foto:
- VIVA.co.id/Fajar Ramadhan
Baca juga:
BMKG: Hujan ekstrem memiliki potensi untuk mencapai Jawa Barat dan banyak daerah
Tapi jika ada tanda-tanda seperti itu (banjir) dan pada hari normal, Anda memilih untuk melakukan WFH.
Kebijakan pendidikan jarak jauh (DEL) untuk dunia pendidikan tidak akan hanya diberikan kepada pekerja jika situasi banjir di Jakarta dianggap cukup serius, kata Pramono.
Baca juga:
Tidak perlu keluar dari mobil, lihat bagaimana menemukan jalur aman untuk melewati banjir
Meskipun demikian, pemerintah Jakarta masih berjuang untuk memprediksi banjir di ibukota. Salah satunya adalah melakukan operasi perubahan iklim (WTO).
Selain itu, Pramono juga meminta semua bom milik Pemerintah Provinsi Jakarta (Pemprov) dioptimalkan.
Hampir seluruh pantai utara Jawa masih banjir hari ini. Tapi mengapa itu menurun begitu cepat di Jakarta? Karena fasilitas pompa cukup untuk itu, katanya.
Namun, jika rata-rata hujan seperti pada Sabtu hingga Minggu lalu lebih dari 250 mm, banjir di Jakarta pasti akan terjadi.
Sebelumnya, Pramono menjelaskan mengapa ibukota tetap banjir meskipun operasi perubahan iklim (WTO) telah dilakukan.
Menurut Pramono, pada Sabtu, 17 Januari 2026, perkiraan hujan di Jakarta tidak terlalu tinggi, sehingga WTO tidak melakukan hari itu. Namun, hujan pada hari itu ditemukan lebih tinggi dari yang diprediksi.
Mengapa kita tidak melakukannya pada hari Sabat dan hari Minggu? Karena kita memperkirakan bahwa hujan tidak akan seperti itu. Jadi hujan akan sangat tinggi dan jika hujan juga pada hari Minggu, saya yakin banjir akan berlangsung lama di Jakarta, kata Pramono.
Di sisi lain
Sumber: ANTARA/HO-BPBD Jakarta Timur























