Senin, 19 Januari 2026 16h09 WIB
Persib Bandung memutuskan untuk berhati-hati dalam menanggapi status juara di pertengahan liga 1. Di tengah harapan publik tentang reformasi besar, pelatih Bojan Hodak menunjukkan bahwa perubahan dalam cast akan dilakukan secara terbatas dan dapat diukur, dan tidak secara reaktif.
Baca juga:
Mantan pemain PSG yang marah akan bergabung dengan Persiba Bandung
Keputusan Persib untuk membebaskan Rezaldi Hehanussa dan Hamr Hehanussa dari Persik Kediri adalah bagian dari manajemen putaran, bukan indikasi kegagalan casting.
Hodak menekankan bahwa masih penting untuk mempertahankan basis tim yang membawa Maung Bandung ke puncak peringkat sementara.
Baca juga:
Kesepakatan hampir selesai, media Prancis mengatakan mantan pemain PSG, Layvin Kurzawa, tertarik untuk bergabung dengan Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak
Pelatih Kroasia mengakui bahwa sejak awal musim telah terjadi perubahan besar dalam persiapan skuad. Oleh karena itu, dalam menuju fase kedua, Persib tidak dalam posisi untuk menuntut perubahan besar yang dapat dilakukan klub lain.
Baca juga:
Mantan pemain PSG, Layvin Kurzawa, di radar Persib Bandung untuk menggantikan Federico Barba?
“Kami membuat banyak perubahan di awal musim. Saya merasa ada dua pemain yang peduli dengan performa mereka, jadi akan ada perubahan, tapi tidak banyak”, kata Hodák.
Saat ini, Persib terutama fokus pada melengkapi kesenjangan yang masih terlihat, bukan membangun kembali tim. Hodak menyebutkan kemungkinan membawa satu atau dua pemain baru, termasuk mengisi sektor pemain asing setelah penolakan William Marcilio dan melanjutkan karirnya di klub Korea Selatan Chungnam Asan.
Kondisi tim terbaik di musim pertama adalah indikator bahwa komposisi Persib kompetitif. Namun, Hodak mengakui bahwa keunggulan ini tidak secara otomatis menjamin stabilitas di paruh kedua musim, terutama ketika pesaing mulai membaik.
Borneo FC Samarinda, Persija Jakarta dan Malut United FC diharapkan meningkatkan kekuatan mereka untuk meningkatkan posisi mereka.
“Di babak pertama, kami adalah tim nomor satu. Mereka adalah tim posisi terakhir yang mungkin akan membuat banyak perubahan”, kata Hodák.
“Untuk kita, mungkin kita akan lebih intens”, katanya.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak
Persib lebih memilih untuk tidak menekan beberapa rekrut, namun tetap mempertahankan pemain yang stabil dan juga menambah kekuatan di mana mereka benar-benar membutuhkannya.
Di sisi lain
Pendekatan ini mencerminkan kepercayaan tim teknis pada materi permainan yang ada, serta pengetahuan bahwa bersaing di babak kedua membutuhkan konsistensi dan bukan hanya kebisingan transfer.
