AMS Ujungkulon Demo Tutup Tempat Hiburan Malam dan Warung Remang-Remang
Penulis : Irfan bulle
Pandeglang – SBNews.co.id | Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Ujungkulon – Pandeglang provinsi Banten yang tergabung dari kalangan masyarakat kecamatan Sumur, Cimanggu, Cibaliung, Cibitungd, Cigeulis dan masyarakat dari kecamatan Panimbang, digelarnya Unjuk Rasa (UNRAS) agar pihak pemilik tempat hiburan malam dan rumah makan menutupnya dikala umat muslim menjalankan ibadah puasa dibulan suci ramadhan, unras tersebut digelar sepanjang jalan dari kecamatan Sumur hingga area PLTU Banten 2 Labuan, Jum’at sore 27/04/2018.
Berjalannya unras itu menekan tempat Hiburan malam yang selama ini tenar ditelinga masyarakat secara umum, Empat titik yang menjadi sorotan para unras yakni tempat hiburan malam “Karaoke” yang disertai penyediaan Minuman Keras (MIRAS) plus wanita pemandu lagu.
Tempat – tempat tersebut yang disambangi AMS diantaranya Srikandi, Cengkar, kharisma dan tempat hiburan yang tidak jauh dari area PLTU yang kini disebut Pantai Galau. “Empat lokasi atau tempat hiburan malam atau ruang Karaoke yang disinyalir menyediakan miras serta para wanita pemandu lagu, padahal menurut saya para wanita itu bukan hanya pemandu lagu, melainkan termasuk juga wanita penghibur yang melengkapi suasana maksiat di tempat tersebut,” ungkap Dufal salah seorang korlap aksi itu.
Mewakili AMS beserta masyarakat lainnya yang tergabung dalam unras itu Dufal sangat berharap atau mendesak terhadap jajaran Polri dan Pol PP, serta kepada para pemangku kepentingan utuk menggunakan otoritasnya dalam menegakan aturan, khususnya terkait indikasi Pelanggaran – pelanggaran dan kriminalitas yang dapat merusak kekhusuan dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
“Kami juga sangat berharap agar pihak muspida dan pihak muspika begitupun masyarakat secara umum untuk Sama – sama menjaga berjalannya ibadah puasa di bulan suci Ramadhan dengan menutup tempat maksiat begitu juga warung remang – remang secara total di bulan suci ramadhan, dan menutup rumah makan atau sejenisnya dikala umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.
Masih dalam aksi tersebut Doni Sudoni turut menghimbau kepada para pengusaha hiburan atau rumah makan untuk tidak membuka kegiatan usahanya selama pelaksanaan puasa di bulan suci ramadhan, Doni juga mengajak kepada seluruh masyarakat Pandeglang agar menjungjung tinggi nilai -nilai teloransi, kedamaian, silaturahmi, kerukunan dan ketertiban dalam bermasyarakat selama menjalankan ibadah puasa.
“Kami hanya menghimbau selama bulan suci ramadhan agar Tempat – tempat hiburan dan rumah makan tutup demi untuk menjaga kekhusuan umat islam dlm menjalankan ibadah puasa dibulan ramadhan, selanjutnya jika saja masih ada yang buka tempat tersebut maka kami dari AMS akan melakukan aksi kembali dengan jumlah massa yg lebih banyak, dan kami akan menekan pihak terkait untuk menutup paksa,” tegas Doni.






















