Di sini, saya akan mencoba untuk membuat blog saya lebih baik. Sebuah foto yang tersebar dari penerbangan domestik AS memicu censorship terhadap ekspresi politik dari personil American Airlines (AA) dan hak atas penumpang.
Hal ini juga menyebabkan kekhawatiran yang lebih luas tentang ketidakadilan otoritas di bandara, dan dampak langsung dari keputusan kru penerbangan terhadap penumpang.
Airline Amerika Serikat mengenakan tudung
Menurut laporan, foto ini menunjukkan seorang pria yang sedang naik pesawat di pinggir jalan penerbangan American Airlines Flight 2692 dengan topi merah putih dan bergelombang di pundaknya.
Hal ini dikarenakan bahwa topi itu dianggap sebagai simbol politik dari gerakan perlawanan Palestina dan dianggap sebagai tanda politik saat mengenakan seragam.
Menurut Wings View from the Wing, orang-orang yang fokus bukan pada mode atau keyakinan pribadi, tetapi pada kekuasaan.
Pasukan penerbangan memiliki hak yang tidak proporsional terhadap penumpang. Mereka memutuskan apakah penumpang dapat naik, tinggal di kapal atau menerima label mengganggu.
Hak ini berlaku untuk semua penumpang, termasuk penumpang Yahudi, yang dapat secara wajar menganggap tanda-tanda tersebut sebagai permusuhan atau ancaman di lingkungan yang terbatas di mana mereka tidak dapat keluar.
Media sosial telah merespons foto ini, termasuk reaksi merayakan terungkapnya dan banyaknya kritik anti-Yahudi terhadap penumpang Yahudi dalam komentar.
Foto ini mendapat perhatian melalui posting X yang menggambarkan situasi ini tidak normal dan tidak dapat diterima dan mempertanyakan bagaimana hal ini diizinkan.
Posting ini menggambarkan peristiwa ini sebagai simbol perubahan budaya yang lebih luas dan menimbulkan kontroversi yang sengit.
Sementara beberapa orang memuji laporan tersebut, yang lain menyatakan bahwa ruang angkasa bukanlah tempat yang tepat untuk melakukan propaganda sipil, terutama ketika dilakukan oleh staf yang memiliki otoritas disiplin terhadap pelanggan.
Peraturan Menteri Dalam Negeri
Standar Uniform Penerbangan AS melarang memakai aksesoris dan informasi politik yang tidak sah saat bertugas.
Perusahaan ini telah merilis panduan ini saat sedang mengembangkan program pembuatan pakaian saat ini untuk memastikan netral, profesionalisme, dan kepercayaan penumpang.
Sebelumnya, para penumpang pesawat sering melanggar kebijakan seragam.
Secara historis, reaksi maskapai tidak konsisten, dan biasanya hanya setelah perhatian publik atau peningkatan internal yang dilakukan untuk menerapkan standar.
Dalam kasus ini, mengenakan helm saat mengenakan seragam jelas melanggar pakaian yang disetujui dan melanggar peraturan pakaian perusahaan.
Previous articlePengelolaan Hukum Pilihan
Ini bukan masalah yang terisolasi di sebuah maskapai penerbangan. United Airlines sebelumnya mendukung personil pesawat yang mengenakan bendera Palestina, mengklaim bahwa itu menunjukkan kemampuan bahasa.
Para pejabat itu tidak berasal dari Gaza atau di tepi barat Yordania, dan tidak berbicara bahasa Palestina.
Sementara Tel Aviv melindungi hak LGBTQ+ dan Gaza tidak, para penumpang yang mengenakan tali LGBTQ + di sisi bendera Palestina membuat situasi semakin rumit.
Setelah United Airlines mencari regulasi dan kebaikan politik dari pemerintahan Trump, perusahaan penerbangan itu mengubah arah dan membatasi personil pesawat untuk memakai bendera AS saja.
Perubahan ini menunjukkan bahwa penegakan hukum seringkali tidak sesuai dengan target yang konsisten, melainkan dengan tekanan eksternal.
Mengapa Neutralitas Politik Penting di Kabinet
Saat ini, pesawat ini memiliki ruang yang terkontrol. Penumpang tidak dapat meninggalkan pesawat tanpa risiko, menghindari kru pesawat atau bebas menginformasikan keberatan.
Saat ini, para anggota awak pesawat telah memasukkan informasi politik yang memperburuk ketegangan dan merusak harapan layanan yang adil.
Untuk melindungi semua orang di kapal, tidak perlu melakukan hal yang sama. Ini dapat mengurangi konflik, menjaga kepercayaan, dan meningkatkan profesionalisme yang dibutuhkan untuk peran yang sensitif terhadap keamanan.
Saat maskapai penerbangan mengizinkan pihak berwenang untuk membuat pernyataan politik, mereka akan memodifikasi pernyataan yang tidak seimbang dan membuat penumpang harus melakukan tindakan paksa.
Selain itu, silakan ikuti kami di media sosial untuk mendapatkan berita terbaru.
Setelah itu, Anda dapat bergabung dengan grup Telegram kami untuk mengetahui tren penerbangan terbaru dan mengikuti kami di Google News.
