StudioKctus
Berita  

Alexei Popyrin akui harus berubah setelah tersingkir di Australia Terbuka

Alexei Popyrin yang tampak hancur mengakui bahwa permainan tenisnya “tidak bisa terus seperti ini” setelah tersingkir di babak pertama Australian Open, yang menandai berakhirnya musim panas yang menjadi mimpi buruk baginya.

Popyrin menelan kekalahan telak dalam lima set dari petenis Prancis Alexandre Muller di Melbourne Park pada Senin malam.

Ia gagal memanfaatkan sejumlah peluang dalam kekalahan tengah malam 2-6 6-3 3-6 7-6(7-5) 7-6(10-4), menutup balapan dramatis di Australia.

Ikuti berita terbaru lewat aplikasi 7NEWS: Unduh sekarang juga.

Pemain berusia 26 tahun itu juga tersingkir di babak pertama Brisbane International dan Adelaide International, setelah menutup tahun 2025 yang berat dengan lima kekalahan beruntun.

Peringkat dunia Popyrin anjlok dari posisi 19, rekor terbaiknya, pada Agustus lalu hingga ke 54 di akhir tahun, setelah ia mengalami keterpurukan kesehatan mental, cedera punggung, dan tak mampu mempertahankan gelar di Terbuka Kanada 2024.

Ketika ditanya kapan ia mulai merasa bahwa segalanya akan berubah, suara Popyrin yang penuh emosi terdengar goyah: “Tidak tahu. Saya tidak tahu.”

“Bagiku ini sangat sulit. Rasanya aku terlalu banyak melakukan hal. Terlalu banyak bekerja. Terlalu memikirkan karierku,” lanjutnya.

Mencapai hasil seperti ini dan meraih pencapaian selama beberapa bulan terakhir—termasuk memulai tahun baru—bukan hal yang mudah, meskipun saya merasa bermain dengan baik dan melakukan semua yang ingin saya lakukan.

Ya, hasilnya memang belum datang, tapi menurut saya itu kadang memang seperti itu di dunia tenis.

Tapi karena ini terus berlanjut… mungkin saya harus menatap diri sendiri dan benar-benar meneliti ke dalam hati, karena tak bisa terus begini.

Saat unggul dua set berbanding satu, Popyrin memimpin 4-2 di set keempat dan kemudian 5-2 di tiebreak.

Pemain berusia 26 tahun itu mencatat 40 pukulan ace dan juga berpeluang menutup pertandingan saat memimpin 5-3 di set kelima, namun gagal menundukkan Muller yang akhirnya menang 10 poin di tiebreak.

“Kecewa. Ya, jelas tidak senang. Saya merasa sudah menguasai hampir seluruh pertandingan. Tapi saya tak bisa menyelesaikannya. Itu saja,” ujar Popyrin.

Saya hampir tidak bisa menyelesaikannya tiga kali hari ini, dan itu sangat mengecewakan.

Namun, Anda bisa melihat sisi positifnya.

Popyrin merawat betisnya dan mengatakan bahwa itu adalah masalah yang sudah ada sebelumnya.

Ia menitikkan air mata sambil menyesal tak dapat tampil di depan penonton yang memenuhi John Cain Arena.

“Itu meledak di sana. Jadi, jelas, dengan segala tekanan, kegembiraan, dan semuanya… biasanya saya tidak merasakan kram, tapi sudah dua tahun berturut-turut saya mengalami kram di lapangan ini,” ujarnya.

Saya benar-benar ingin tampil dan menang di depan penonton. Mereka datang untuk menyaksikan saya, tapi saya gagal menang. Itu tidak mudah.

Popyrin mengatakan bahwa ia akan absen dalam laga Australia di babak kualifikasi Piala Davis melawan Ekuador bulan depan demi berupaya memperbaiki peringkatnya.

“Tak ada yang sebanding dengan membela negara, tapi aku juga harus memikirkan musimku,” ucapnya.

Baca berita Aus Open lainnya

Momen merinding saat suporter bersorak untuk sang juara yang sangat dicintai.

Baca 3 menit

Kericuhan terjadi di Aus Abra saat ribuan orang gagal menyaksikan penampilan sang pahlawan baru.

Baca selama 3 menit

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.