Jakarta (ANTARA) Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Daerah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sedang memantau kondisi iklim ekstrem untuk memastikan keamanan sektor transportasi.
Kami terus memantau kondisi iklim di berbagai wilayah untuk memastikan sektor transportasi tetap aman, kata AHY dalam sebuah audiensi dengan Universitas Indonesia (UI) yang diadakan di Kantor Kementerian Koordinasi Infrastruktur dan Pembangunan Regional, Jakarta, Rabu.
Mengingat cuaca hujan yang baru-baru ini, AHY melanjutkan, berharap masyarakat menghindari bencana yang disebabkan oleh cuaca ekstrem.
Pesawat ATR 42-500 berkarir PK-THT yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan kehilangan kontak selama penerbangan dari Yogyakarta ke Makassar pada Sabtu 17 Januari 2026.
Baca juga: Menteri Koordinator AHY: Pemerintah mulai mendiskusikan rencana restrukturisasi keuangan Whoosh
Sejak hari pertama, bersama dengan Kementerian Transportasi, Basarnas dan pihak terkait kami telah melakukan operasi Pencarian dan Penyelamatan (SAR), kata AHY.
Selain itu, staf khusus Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Regional untuk Komunikasi dan Informasi Publik, Herzaky Mahendra Putra, menyampaikan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh AHY untuk memastikan keamanan infrastruktur transportasi di tengah kondisi cuaca ekstrem adalah dalam koordinasi dengan BMKG.
BMKG, lanjutnya, adalah alat vital dalam konteks pencegahan, karena BMK G dapat memberikan peta dan ramalan kondisi cuaca ekstrem, yang kemudian dapat diikuti oleh pemerintah.
Misalnya, ketika Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bertemu dengan Menteri Koordinator Infrastruktur, ia menyampaikan pendapat BMKG kepada dia.
Baca juga: Menteri Koordinator AHY mengatakan bahwa koordinat sisa-sisa pesawat ATR 42-500 yang jatuh diketahui
