Suplemen makanan sebetulnya bukan obat, jadi ia nggak bisa menyembuhkan penyakit. Isinya cuma sedikit zat aktif seperti vitamin, mineral, asam lemak omega-3, lutein, atau ekstrak herbal. Fungsinya hanya menambal kekurangan nutrisi, misalnya saat tubuh kekurangan zat gizi tertentu.
Yang diawasi hanya keamanan konsumen. Cara membuat dan ramuannya memang sesuai aturan Uni Eropa dan Republik Ceko, tapi—beda dengan obat—khasiatnya tidak pernah diuji.
Masalah justru terletak pada labelnya: jaminan keamanan kesehatan tak ada. “Kami makin sering menemui toko daring dan iklan mencurigakan yang menargetkan konsumen rentan. Mereka mengklaim bisa menyembuhkan berbagai penyakit atau menurunkan berat badan instan. Berpura-pura sebagai penjual dari Ceko, padahal asalnya luar negeri dan menerapkan praktik bisnis tidak jujur,” ujar Jindřich Pokora dari Inspeksi Pertanian dan Pangan Negara.
Pil Ajaib Bisa Cedera Pengguna
- Suplemen bukan obat, konsultasikan masalah kesehatan ke dokter.
- Tanya apoteker, dokter, atau ahli gizi sebelum beli.
- Teguk suplemen sesuai dosis; vitamin C, A, atau D berlebihan bisa bikin masalah serius.
- Suplemen hanya menutupi kekurangan nutrisi, bukan obat mujarab.
- Beli suplemen hanya di apotek atau toko tepercaya.
- Suplemen iklan daring mengandung zat aktif lebih tinggi demi keuntungan.
Tablet PC tak cukup turunkan berat badan
“Tidak ada pil atau suplemen yang bisa membersihkan racun dari tubuh, menurunkan berat badan secara instan, mengubah pH tubuh, atau menyembuhkan cacingan,” tegas Daniela Winklerová dari Departemen Keamanan Jenis Makanan Khusus, Institut Kesehatan Negara. Kalau ada iklan yang menawarkan janji seperti itu, artinya sedang menipu konsumen.
Cermatilah kandungan yang tertera di kemasan dan hindari membeli suplemen dari situs yang belum terverifikasi.
Foto ilustrasi: iStock
Hidup pasca-kanker payudara bukan soal sembuh semata. “Saya syukuri kesehatan saya, tapi tubuh yang sekarang terasa asing,” ujar Dr. Lenka Borská.
