![]() |
| Hasjoni SY,SE,MM, Wakil Ketua DPRD Kota Sawahlunto. |
menyempatkan berbincang dengan Hasjoni SY,SE,MM, Wakil Ketua DPRD Kota
Sawahlunto di Santur, Kecamatan Barangin. Topik dari perbincangan tersebut
menyoal Abu PLTU Ombilin di Sijantang, yang heboh dikarenakan polusi udaranya itu.
menjelaskan, bahwa pihak DPRD Kota Sawahlunto, saat pemanggilan terhadap
manajemen PLTU Ombilin ke Gedung Parlemen itu, sudah sangat bertegas – tegas mempertanyakan
solusi dari masalah kebocoran abu tersebut.
masih menunggu terkait rencana perbaikan yang dijanjikan oleh PLTU. Kabarnya alat
yang rusak tersebut akan diperbaiki dan saat ini sudah memasuki proses tender
di pihak manajemen PLTU induknya. Kalau jadwal perbaikan, yang sempat saya
dengar itu, sekitar Januari 2019, karena alat tersebut kondisinya sudah sangat
parah, maka harus dilakukan overhaul ,”papar
Hasjoni.
itu, dikarenakan gangguan kesehatan yang perlu menjadi perhatian serius banyak
pihak dengan polusi kebocoranabu PLTU
adalah soal kesehatan. Gangguan saluran pernafasan dan dampak kesehatan lainnya
dari polusi tersebut, harus benar – benar dipastikan tidak berbahaya bagi
masyarakat terdampak minimal di tiga Nagari,
sekitar PLTU Ombilin; Nagari Sijantang, Nagari Talawi dan Nagari Kolok.
yang lalu DPRD sudah menyarankan, agar PLTU melakukan chek kesehatan. Jika
perlu, bentuk Posko Kesehatan di beberapa titik yang terjangkau oleh masyarakat
terdampak. Walaupun saya sempat mendengar, bahwa PLTU sudah membagikan suplemen
kepada masyarakat, tapi rasanya itu belum cukup,” ungkap Hasjoni.
tidak ada kemajuan yang signifikan, sejak dipanggil kemarin hingga kurun waktu
3 bulan kedepan, maka pihak PLTU Ombilin akan dipanggil lagi,” katanya. (Rico Adi Utama)
