Pandeglang – Banten | Menelusuri berbagai tudingan sejumlah warga desa Cisereh kecamatan Cisata kabupaten Pandeglang – Banten terhadap kinerja Kepala Desanya dengan dugaan telah menggelapkan sebagian Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016 hingga 2020. Tudingan tersebut dianggap tidak logis dan bermuatan unsur Fitnah menjelang Pemilihan Kepala Desa (PILKADES).
Kepala Desa Cisereh, yakni Omang Rohman menyayangkan pola pikir sejumlah warganya yang telah menuding dirinya dengan dugaan menggelapkan sebagian DD dan ADD Tahun Anggaran 2016 hingga 2020 sangatlah tidak logika.
“Sangat disayangkan, sejumlah warga desa Cisereh itu telah menuding saya dengan tidak realistis, dan itu adalah Fitnah,” ucap Omang, Jum’at (11/06/2021).
“Kalau saja, kata Omang, saya selaku Kepala Desa menggelapkan sebagian dana desa dan atau dana alokasi desa, tentunya sekarang ini saya berada di dalam jeruji besi,” tuturnya dengan nada santun.
Dengan nada sabar, Omang juga bertutur kata bahwa rentetan tudingan sebagian warga yang terbit di media Online itu diduga rekayasa busuk skenario Orang yang benci terhadapnya, dan diperankan menjelang Pilkades.
“Apapun pola dan taktiknya orang yang membenci saya, dengan lapang dada tetap saya terima, walau bagaimanapun saat sekarang ini sejumlah warga itu adalah warga saya juga, dan itulah sebagian dinamika Politik menjelang Pilkades,” papar Kepala Desa Cisereh kepada Siber.News.
Masih kata Omang, jika dirinya tidak Meraba-raba diri, sangatlah mudah baginya untuk menuntut balik segala tudingan terhadapnya secara hukum, ditambah lagi menurutnya bahwa surat pernyataan yang terpampang di media Online itu salah satu bentuk surat pernyataan yang tidak ilmiah alias Ambigu, Omang menganggapnya surat pernyataan yang tampil di media itu bagaikan curhatan tertulis, pungkasnya. (Irf)
