StudioKctus

Jalan Nasional Lebak yang Baru Diperbaiki Rusak Lagi

Jalan Nasional Lebak yang Baru Diperbaiki Rusak Lagi
Jalan Nasional Lebak yang Baru Diperbaiki Rusak Lagi

LEBAK, siber.news | Ruas Jalan Nasional Rangkasbitung-Cigelung, tepatnya di  bundaran terminal bus Mandala, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten yang belum lama ini diperbaiki, kini rusak kembali.

Bahkan, semua jenis kendaraan yang melintasi badan jalan tersebut pun, kini harus berhati-hati karena terdapat lubang yang kembali digenangi air.

Tokoh masyarakat Lebak yang sekaligus Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Banten, Mulyadi Jayabaya (JB) mengatakan, rusaknya jalan nasional yang baru saja diperbaiki akibat  penanganan perbaikannya kurang berkualitas. Oleh karena agar tidak mudah rusak, maka Pejabat  Pembuat Komitmen (PPK) Penanganan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Banten harus memperhatikan kualitasnya dan patut diduga tidak merangkap sebagai penerima sub kontrak dari konttraktor yang memenangkan tender.

“Saya yakin, kalau penanganan pengerjaannya berkualitas, maka badan jalan nasional di bundaran Mandala tidak akan mudah rusak,” kata pria yang akrab disapa JB ini, Senin (5/4/2021)

Ujang Karsono, salah seorang warga setempat mengatakan, perbaikan ruas jalan di bundaran Mandala belum sampai sebulan dilakukan, namun baru diguyur hujan sehari aspal langsung mengelupas.

“Saya juga heran, kok kekuatan aspal jalan nasional tidak sampai sebulan,” cetus Ujang.

Sementara PPK 3 PJN 1 Sunarto yang dikonfirmasi mengatakan,bahwa pekerjaan yang dilakukan saat ini hanya penutupan lubang ,bukan perbaikan permanen ,” Itu hanya penutupan lubang jalan, bukan perbaikan permanen,karena untuk perbaikan permanen sekarang sedang diusulkan ke balai,” terangnya (Iw)

Sumber : MOI Lebak

Exit mobile version

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.