StudioKctus
Berita  

Pandeglang Tersapu Tsunami Bagian 4

TEMPAT TINGGAL HANCUR PENGUNGSI TERGUSUR
Pandeglang, SBNesws.co.id – Tragedi akhir Tahun 2018 yang di alami Provinsi Banten dan Lampung akibat Erupsi (Pelepasan Material dan magma ) anak Gunung Krakatau telah mengakibatkan Tsunami dan gelombang pasang air laut secara tiba-tiba Gelombang yang maha dahsyat tersebut menerjang lalu menerobos daratan sekaligus melumatkan segala yang ada termasuk Ratusan nyawa Manusia dan Infrastrktur lainnya. Berikut ini Wartawan SBNews menuangkan beberapa penulisan hasil investigasi dari beberapa kejadian secara bersambung.
Sejumlah pengungsi pasca tragedi Tsunami 22 Desember Tahun lalu sekarang kini mengalami kebingungan dan ketidak pastian soal dimana Mereka harus menetap secara wajar dan manusiawi.
Sementara untuk kembali pulang ke tempat tinggal asal rasanya mustahil lantaran Rumah yang Mereka tempati selama bertahun-tahun hanya dengan hitungan menit hancur berantakan di cengkram keganasan ombak yang menerobos kedaratan kala Anak Gunung Krakatau mengalami erupsi hingga mengakibatkan longsornya bawah laut.
Sepekan sudah prahara itu berlalu tapi bukan berhentinya rangkaia kepiluan serta kedukaan bagi Mereka yang sudah kehilangan keluarga harta benda bahkan Nyawa dari orang yang di 0lsayanginya di tambah rasa kebingungan yang dalam entah harus sampai kapan Mereka tinggal di Masjid-masjid atau di rumah keluarga yang selamat dari bencana atau di rumah tetangga, apalagi ketika Malam mulai menjemput otomatis Mereka harus beristirahat tanpa kenyamanan berselimut keresahan tidak halnya di tempat tinggal sendiri.
“Jlika bantuan pangan dan pakaian layak pakai tiap hari memang kami terima.Tapi bukan itu saja kebutuhan kami, sebagai Manusia normal jelas kami butuh tempat tinggal yang layak,hanya saja saat-saat sekaang ini jangankan harus membangun atau memperbaiki Rumah, untuk kembali melautpun kami belum bisa lantaran kapal motor yang biasa kami gunakan mencari nafkah di lautan ruksak berat,” keluh Nang warga Desa Teluk Kecanatan Labuan kabupaten Pandeglang, seraya menundukkan kepalanya menahan kedukaan yang amat dalam.
“Bayangkan saja, Lanjut Nang, tiap hari Anak Istri kami harus tidur di Masjid lantas harus di mana lagi. sementara kamp-kamp pengungsian satu demi satu sudah kembali di rapihkan oleh Instansi terkait serta  relawan ke tempat asalnya. Adapun tetangga – tetangga kami yang bernasib sama masih di Majlis kampung Baru Karabohong, serta di tempat-tempat lain,” keluhnya. 
Nang serta Ratusan Nang lain yang tempat tinggalnya hancur tergerus ombak Tsunami saat ini sangat berharap bantuan dari Pemerintah baik Daerah, Provinsi, maupun Pusat agar segera memperbaiki tempat tinggalnya.
“Kalau kondisi fisik serta tingkat keruksakannya berikut kepemilikan tempat tinggal sudah di data oleh petugas yang konon akan memberikan bantuan yaitu memperbaikinya, tapi kalau pelaksanaannya kami tidak tau,” tandasnya. ( RUS / IRF ) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.