![]() |
| Rohmat kuli serabutan yang hidup tanpa sinar listrik kala malam datang |
(45) beserta istri dan kedua anaknya yang paling kecil masih duduk dikelas VI
Sekolah Dasar (SD) selama ini mereka hidup dalam gulita, karena faktor
kemiskinan.
terbuat dari kaleng, bekas, warga miskin ini tinggal di Kampung Jamlaung, RT
02, RW 01, DesaGubugan Cibeureum, Kecamatan
Maja, Kabupaten Lebak.
harinyabekerja sebagai buruh serabutan,
dengan penghasilanrata-rata tidak lebih
dari Rp 1.000,000 (satu juta rupiah) perbulan. Jangankan untuk pasang listrik
untuk makan saja masih sangat kekurangan.
![]() |
| di rumah gubuk inilah ia tinggal bersama keluarga dengan 2 anak yang duduk dibangku SD dan merasakan tidak maksimal dalam belajar dimalam hari karena tanpa ada listrik sebagai penerang |
23/7/2018 Ia mengatakan, dirinya tidak mampu untuk pasang listrik seperti
layaknya warga disekitarnya, untuk makan sehari haripun kadang kekurangan,
ujarnya.
program listrik gratis dari pemerintah lewat aparat desa setempat, namun sampai
saat ini tak kunjung ada bantuan listrik itu,” keluh Rohmat.
Rohmat hanya bisa pasrah terhadap nasibnya, dan berharap Pemerintah Daerah mau
peduli dengannya. (AS / Sayuti/red)























