PKL Makin Sepi Larangan, Pemerintah Diam Saja hingga Arus Macet
Penulis : Chandra FS.
SBNews Kab. Tanggerang, – Semakin ramainya keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di pasar Sentiong Kecamatan Balaraja kian merajalela dan menambah kemacetan pada ruang utama publik.Padahal pasar tradisional ini sudah dilakukan penataan oleh PD Pasar Niaga Kerta Raharja belum lama ini.Beberapa kios liar/lapak diluar pasar sentiong tidak terasa semakin menjamur hingga mempersempit jalan utama transportasi bisbesar yang rutin melintas keterminal Balaraja.
Kini keberadaan pedagang kaki lima yang membuat lapak liar di luar area pasar membuat sejumlah pedagang yang berjualan didalam pasar menjadi mengeluh pasalnya para pembeli akan terlebih dahulu mampir berbelanja dalam kebutuhan pokok sehari-hari.
Berdasarkan pantauan detektif banten dilapangan, lapak liar PKL di sepanjang jalan Raya Kresek dan jalan raya Sentiong Adis membuat pasar Sentiong menjadi terlihat kumuh. Bahkan baru-baru ini pedagang kaki lima nekat membuat lapak dengan menggunakan tenda di samping Pos polisi Balaraja dan kantor terminal Sentiong. Belum ada tindakan tegas dari aparat kepolisian dan Satpol PP Kecamatan Balaraja.
Salah satu pedagang didalam pasar sentiong yang nggak ingin namanya disebutkan,mengatakan sejak banyak lapak liar yang menempati area diluar pasar pendapatannya kini kian menyusut, dia berharap agar pemerintah bisa menertibkan lapak liar yang berada disepanjang jalan utama kresek dan yang ada disepanjang jalan Sentiong – PT Adis.
“Padahal lapak liar sudah ditertibkan beberapa waktu lalu oleh Satpol PP, namun sekarang malah kian bertambah,ada apa ini?,”ucapnya.
Sementara pimpinan pengolahan PD Pasar Niaga Kertaraharja, H.Dadang membenarkan adanya lapak liar PKL di luar pasar yang sangat menggangu ke asrian dan kenyamanan pasar Sentiong Balaraja.”Segera akan kami berkoordinasi dengan Camat Balaraja untuk membahas tekhnis penertiban lapak liar,” katanya.























