Hari Rabu, 21 Januari 2026 17h34 WIB
Jakarta, hidupTirai korupsi dalam pelanggaran Ekspor Minyak Sawit (POME) di Direktorat Jenderal Perpajakan dan Pajak Khusus Kementerian Keuangan perlahan mulai diangkat.
Baca juga:
Keluarnya 2,6 miliar IDR dalam uang pemerasan Pati Regent Sudewo Cs
Para penyelidik dari Jaksa Agung Adjutant untuk Kejahatan Khusus (Jampidsus) dari Jaksaan Agung Republik sekarang sedang melacak aliran uang yang diduga telah melewati kantor pertukaran.
Dalam pengembangan kasus ini, para peneliti mengkonfirmasi bahwa mereka melakukan pencarian di dua kantor pertukaran di daerah Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.
Baca juga:
DPR meminta AGO untuk segera menangkap Rize Chalid dan Silfester Matutin: Mereka mengatakan mereka adalah juara!
“Ya, kami mengkonfirmasi bahwa kami telah melakukan pencarian beberapa waktu lalu di satu atau dua tempat di mana uang asing dapat ditukar”, kata Wakil Direktur Investigasi Jaksa Agung untuk Kejahatan Khusus, Syarief Sulaeman Nahdi di Jakarta, pada Rabu, 21 Januari 2026.
Syarief menekankan bahwa pencarian dilakukan setelah para peneliti menemukan bukti kuat dari arus dana yang diduga terkait dengan praktik ekspor limbah minyak sawit yang korup. Namun, pihaknya tidak mau mengungkapkan identitas pihak yang didua menerima arus dana.
Baca juga:
Mantan Direktur Jenderal PAUD mengatakan Nadiem Makarim memiliki integritas yang kuat sebagai menteri
“Kami melakukan pencarian, dan itu untuk mencari aliran dana yang mencurigakan untuk satu atau dua orang melalui bursa ini. Ini berarti bahwa sebenarnya ada aliran uang, dari mana dan ke mana kita belum dapat mengungkapkan. Tapi itu melalui situs bursa”, katanya.
Meskipun mereka berkonsentrasi pada tempat pertukaran, para peneliti tidak menangkap mata uang asing selama pencarian. AGO menargetkan dokumen transaksi yang diyakini menjadi kunci untuk melacak jejak uang.
BB pasti ada, BB yang kita rampas itu dalam bentuk dokumen, karena apa yang kita cari adalah jejak transaksi di sana dan apa yang kami cari adalah dokumen di sana, katanya.
Pencarian di kantor pertukaran telah menyelesaikan serangkaian penyelidikan yang sebelumnya dilakukan oleh Jaksa Agung Republik. Dalam hal yang sama, diketahui bahwa peneliti Jampidsus telah menyelidiki lebih dari lima lokasi, termasuk kantor dan rumah beberapa petugas bea cukai.
Di sisi lain
Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Jaksa Agung Republik mengungkapkan bahwa ia melakukan pencarian di lima lokasi sekaligus, termasuk rumah seorang petugas bea cukai dan pajak khusus.























