Hari Rabu, 21 Januari 2026 11h33 WIB
JakartaMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa partai mereka akan berjuang lagi melawan anggaran 2026 dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebesar IDR 335 miliar, dengan menyebut pengurangan anggaran yang terjadi pada tahun 2025.
Baca juga:
Purbaya menolak pencalonan Thomas Djiwandon karena campur tangan politik dan kemerdekaan BI
Ia menganggap bahwa, seperti pengurangan anggaran MBG pada 2025, pengurangan tahun ini diperkirakan hanya sekitar RDR 200 miliar.
Jika kita menghitung, maksimal 200 triliun IDR sangat mungkin. Tapi kita akan melihat kemudian. Kita hanya akan melihat yang tidak efisien, Purbaya mengatakan pada Selasa, 20 Januari 2026.
Baca juga:
PURBAI menolak tuduhan mengganggu kebijakan bank sentral
Pekerja menyediakan makanan bergizi gratis (MBG).
Purbaya mengakui bahwa langkah ini dalam evaluasi anggaran MBG untuk 2026 bertujuan untuk memastikan bahwa penangkapan dapat terjadi secara optimal.
Baca juga:
Suspect of poisoning, ratusan siswa SMKN 3 Boyolang dengan diare setelah mengonsumsi MBG
Sebagai contoh, dalam anggaran MBG untuk 2025 dana untuk pembelian kendaraan bermotor berkereta dua roda telah diberikan untuk mendukung pelaksanaan program. Namun, pada akhir tahun fiskal masih ada kendaraan yang belum didistribusikan.
Saya akan melihat apakah itu masih ada atau tidak.
Laporan Kementerian Keuangan pada edisi Januari 2026 dari anggaran nasional diketahui bahwa penggunaan anggaran program MBG mencapai RD 51,5 miliar pada 31 Desember 2025, atau sekitar 72,5 persen dari batas maksimum RD 71 miliar.
Jumlah manfaat yang diterima langsung oleh masyarakat adalah RID 43,3 miliar, dan jumlah penerima manfaat program MBG mencapai 56,13 juta dari target 82,9 juta penerima di 38 provinsi.
Namun, keterlibatan entitas bisnis dalam program MBG mencapai 19.343 Unit Layanan Nutrisi (SPPGs) atau MBG Kitchen di seluruh Indonesia dan berhasil menyerap 789.319 pekerja.
![]()
Purbaya yakin akan menambahkan lapisan pajak khusus atas konsumsi rokok ke gudang untuk menghasilkan triliun
Purbaya percaya bahwa rencana untuk menambahkan lapisan pajak konsumsi atas produk tembakau (CHT) ke rokok lokal pada 2026 bisa menghasilkan triliun dalam pendapatan pemerintah.

VIVA.co.id
20 Januari 2026























