Jakarta (ANTARA) Arsenal tetap sempurna di Liga Champions setelah mengalahkan Inter Milan di pertandingan ketujuh fase liga di Stadio Giuseppe Meazza di Milan, Selasa waktu setempat.
Kemenangan ini atas Inter Milan berarti Arsenal telah melewati tujuh pertandingan fase Liga Champions dengan satu kemenangan tersisa, menurut catatan UEFA.
Hasil ini berarti bahwa Arsenal tetap kuat di tempat pertama dalam peringkat Liga Champions dengan 21 poin dalam tujuh pertandingan, sementara memastikan peringkat mereka untuk babak delapan besar dengan posisi pertama.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Inter Milan turun ke posisi kesembilan dari klasemen Liga Champions dengan 12 poin dalam tujuh pertandingan, satu poin dari zona klasemen otomatis untuk babak delapan besar.
Baca juga: Kalender Liga Champions: Pertandingan besar antara Inter Milan dan Arsenal
Arsenal berhasil memenangkan pertandingan ini berkat gol Gabriel Jesus (2) dan Viktor Gyokeres, sementara Inter Milan menyamai berkat Petar Sucic.
Arsenal mengambil inisiatif menyerang pertama di menit 10 setelah tembakan Jurrien Timber meluncur ke arah Gabriel Jesus, yang kemudian mencetak gol dan pencetakan gol berubah menjadi 1-0.
Inter berhasil menyamai setelah Petar Sucic meraih rebound dan berhasil menembus penutup gawang Arsenal, sehingga pencetak gol kembali menyamai 1-1 di menit 18.
Arsenal mengancam lagi, kali ini dengan tembakan Eberechi Eze memanfaatkan rebound, tetapi bola itu dipindahkan dari gawang Inter.
Inter mencoba untuk melangkah dengan tembakan Marcus Thuram, tetapi tembakan mereka belum menemukan penjaga gawang dan pergi di atas crossover Arsenal.
Baca juga: Christian Chivu menekankan bahwa Inter Milan siap untuk menghadapi Arsenal
Serangan pembelian dan penjualan terus berlanjut dan Arsenal bisa mengambil keunggulan lagi di menit 31 setelah satu pass Leandro Trossard dioptimalkan dalam gol oleh Gabriel Jesus, sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Federico Dimarco menciptakan kesempatan untuk menyamai Inter, tetapi penembakan mereka dihentikan oleh penjaga gawang Arsenal, David Raya.
Saat memasuki babak kedua, Arsenal kembali memainkan permainan serangan dan menciptakan peluang melalui tembakan Eberechi Eze yang ditahan oleh penjaga gawang Inter, Yann Sommer.
Tim Mikel Arteta terus mengancam pertahanan Inter, kali ini dengan tembakan Trossard, tetapi bola dialihkan dari gawang.
Baca juga: Arsenal menyamakan 0-0 melawan Nottingham dan gagal mengumpulkan tiga poin penting.
Inter memiliki kesempatan untuk menyamai dengan tembakan Francesco Pio Esposito, tetapi tembakan mereka pergi dari lapangan.
Arsenal berhasil memperluas keunggulan mereka 3-1 ketika pertandingan memasuki menit 84 setelah tembakan keras Viktor Gyokers berhasil menemukan penjaga gawang Inter.
Di sisa waktu, Arsenal terus tampil lebih baik dari Inter, tetapi sampai akhir pertandingan pencetakan tetap 3-1 demi para pengunjung.























