StudioKctus

Bruce Springsteen serukan ICE tinggalkan Minneapolis

Bruce Springsteen tidak menyerah dalam mendukung para demonstran di Minneapolis pada Sabtu malam. Saat menyajikan lagu The Promised Land tahun 1978nya kepada kerumunan di Red Bank, New Jersey, Springsteen mengutip kata-kata Walikota Minneapolis, Jacob Frey, mengatakan: ICE harus keluar.

Berita lokal dan rekaman yang dibagikan di media sosial juga mencatat bahwa Springsteen menawarkan prasangka panjang untuk musik.

Aku menulis lagu ini sebagai sebuah ode kepada kemungkinan Amerika, itu adalah (berhubung) baik negara yang indah, tapi tidak sempurna yang kita, seperti negara yang bisa kita jadi, dia memulai.

Springsteen melanjutkan, “Jika Anda percaya pada demokrasi, kebebasan, jika Anda percaya bahwa kebenaran masih penting, bahwa itu layak untuk berbicara secara terbuka, bahwa itu layak untuk berjuang, jika Anda percaya pada kekuatan hukum dan tidak ada yang di atasnya, jika Anda berdiri melawan pasukan federal bersenjata dan topeng yang menyerbu kota-kota Amerika dan menggunakan taktik Gestapo terhadap warga negara kita. Jika Anda dibunuh karena menggunakan hak Amerika Anda untuk memprotes, maka kirimkan pesan ke presiden ini, dan seperti yang dikatakan oleh walikota kota itu, “ICE harus menerima f-nya dari luar Minneapolis.

Dia juga mengabdikan lagu ini kepada Renee Good, ibu dari tiga anak yang ditembak mati oleh seorang agen ICE.

Springsteen tampil sebagai bagian dari Bobs Bash, sebuah maraton tahunan. Ia tidak secara resmi terdaftar dalam program pertunjukan, tetapi tampil di 14 dari 26 acara terakhir.

Malam itu bukan pertama kalinya Springsteen menatap Trump. Dia mengatakan kepada penonton di Inggris bulan Mei lalu, “Amerika yang saya cintai, Amerika yang saya tulis tentang, yang telah menjadi petir harapan dan kebebasan selama 250 tahun, saat ini berada di tangan pemerintahan yang korup, tidak kompeten dan pengkhianat, dan dia menambahkan bahwa pemerintahan itu mengabaikan anak-anak paling miskin di dunia dengan penyakit dan kematian yang mereka… menderita dengan rasa sakit setia pekerja Amerika”.

Trump kemudian mengakui komentar di Truth Social, menulis: “Saya tidak pernah menyukainya, saya tidak pernah menyukainya, saya tidak pernah menyukai musik atau politik kiri radikalnya, dan yang terpenting, dia bukan orang berbakat, dia hanya JERK yang agresif dan tidak menyenangkan, yang sangat mendukung Crooked Joe Biden, seorang gila yang tidak kompeten, yang SALAH hampir menghancurkan negara dan pekerjaan kita”.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.