Jumat, 30 Januari 2026 09:56 WIB
Jakarta Direktur Presiden Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, mengatakan bahwa ia mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas keadaan pasar modal yang telah runtuh dalam dua hari terakhir.
Baca juga:
JCI Battered, Airlangga: Ini adalah dorongan untuk mereformasi aturan pasar modal
Saya adalah CEO Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sebagai bentuk tanggung jawab saya atas kejadian dua hari yang lalu, saya menyatakan bahwa saya akan mengundurkan diri sebagai CEO Burse Efek Indonesi, Iman mengatakan kepada BEI Media Center di Jakarta pada Jumat, 30 Januari 2026.
Namun, Iman masih berharap kondisi pasar modal akan lebih baik di masa depan.
Baca juga:
Kepala OJK menjelaskan langkah-langkah untuk menyesuaikan aturan baru untuk peredaran bebas sesuai dengan peraturan MSCI
“Saya berharap itu akan menjadi yang terbaik bagi pasar modal, saya berharap pasar modal kita akan menjadi lebih baik dengan saya mundur”, kata Iman.
Baca juga:
BEI Siap Smart Move Untuk Menggoda MSCI
Pada saat yang sama, ia berharap bahwa penguatan indeks komposit harga saham (IHSG) pagi ini dapat terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Kami berharap indeks yang dibuka pagi ini akan terus meningkat dalam beberapa hari mendatang, kata Iman
Pada saat yang sama, dia berterima kasih kepada semua intervensi pasar modal yang bekerja sama selama kepemimpinannya dan meminta maaf ketika dia tidak menyukai sesuatu.
“Sebelum ini, aku menikmati tiga atau tiga tahun bersama kami. Jika ada sesuatu yang tidak kucintai, maafkan aku”, kata Iman.
Iman mengatakan bahwa proses administrasi akan dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Piagam Sosial (AD) yang ada.
“Semua administrasi akan dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam statuta kami. Kemudian, akan ada PLT sementara yang akan ditunjuk berdasarkan peraturan kami sampai seorang direktur presiden baru ditunjuk secara permanen”, katanya.
JCI diketahui membuka 76 poin atau 0,93 persen, pada 8.308, pada pembukaan negosiasi pada hari Jumat, 30 Januari 2026.
![]()
Dengan fokus pada reformasi peraturan pasar modal Indonesia, OJK akan mengambil alih IDX besok
Untuk memprioritaskan fokus pada masalah ini, Mahendra menekankan bahwa mulai besok, Jumat, 30 Januari 2026, OJK akan memiliki kantor di Gedung Bursa Saham Indonesia (BEI).

VIVA.co.id
29 Januari 2026





















