TANGERANG,
siber.news– PT. Anak Nusantara Deco Indonesia, selaku pelaksana proyek revitalisasi Stadion Mini Cibodas, memberikan klarifikasi mendalam terkait laporan yang menyoroti sejumlah aspek pengerjaan di lapangan. Aditya, Perwakilan Lapangan PT. Anak Nusantara Deco Indonesia, menegaskan bahwa proyek senilai Rp2,4 miliar yang didanai APBD TA 2025 ini tetap berjalan sesuai rencana kerja dan spesifikasi teknis yang disepakati, serta berkomitmen penuh untuk menyerahkan fasilitas berkualitas tinggi dalam durasi 30 hari kalender yang telah ditetapkan.
Mengenai sorotan bahwa material utama, yaitu rumput, belum terpasang, hal ini dijelaskan sebagai strategi manajemen waktu dalam jadwal yang ketat. Aditya memprioritaskan penyelesaian pekerjaan infrastruktur pendukung, seperti sub-base lapangan dan jalur jogging, yang membutuhkan tahapan pemadatan dan pengeringan lebih dulu sebelum material vital tersebut dapat dipasang. Rumput khusus telah disiapkan dan akan segera diinstalasi setelah kondisi lapisan dasar lapangan mencapai kepadatan dan elevasi ideal, sesuai prosedur konstruksi standar.
Terkait metode pemasangan paving block untuk jogging track yang dipertanyakan, Aditya menjamin bahwa semua tahapan dilakukan berdasarkan spesifikasi teknis yang termaktub dalam dokumen kontrak. Ia menekankan bahwa proses konstruksi melibatkan beberapa fase, dan kondisi yang terlihat di awal adalah bagian dari proses sebelum penambahan lapisan akhir, pemadatan, dan finishing untuk memastikan daya tahan jangka panjang dari fasilitas tersebut.

Di samping itu, Aditya merespons serius isu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ditemukan di lapangan. Ia menyatakan telah segera mengambil tindakan korektif dengan meningkatkan pengawasan dan memberikan pengarahan keselamatan kerja yang lebih intensif.
“Keselamatan pekerja adalah prioritas utama kami. Kami telah memastikan seluruh pengawas lapangan lebih ketat dalam mengimplementasikan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi setiap pekerja,” ungkap Aditya.
Aditya menambahkan, ia memahami bahwa proyek ini menggunakan dana publik, sehingga transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang tak terpisahkan. “Kami menjamin bahwa setiap rupiah dari anggaran Rp2,4 miliar ini digunakan secara efektif dan efisien. Kami optimis hasil pekerjaan ini akan menghasilkan fasilitas olahraga yang bermutu tinggi dan fungsional bagi masyarakat Kota Tangerang sesuai harapan bersama,” tegasnya penuh keyakinan.
Dengan langkah-langkah klarifikasi dan perbaikan ini, Aditya berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas. Kontraktor juga menyatakan kesiapan untuk terus berkoordinasi secara terbuka dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang serta menerima pengawasan dari berbagai pihak, demi memastikan suksesnya pembangunan Stadion Mini Cibodas.























