Tangerang
siber.news | Sejumlah pekerja proyek pembangunan Eks Gedung DPRD Kabupaten Tangerang yang terletak di Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, tak dilengkapi alat pelindung diri (APD) saat bekerja. Selasa (29/7).
Celakanya, proyek tersebut saat dikerjakan tidak ada pengawasan dari instansi terkait, baik dari Konsultan Pengawasan, ataupun dari Dinas terkait maupun pihak rekanan. Akibat tidak ada pengawasan optimal dari dinas terkait, proyek tersebut disinyalir dikerjakan asal – asalan.
Ironisnya, kegiatan pengerjaan eks Gedung DPRD Kabupaten Tangerang atau proyek siluman ini dikerjakan rekanan berdekatan dengan Gedung Pendopo Bupati Kabupaten Tangerang.
Rekanan yang mengerjakan proyek tersebut diduga tidak transparan, tanpa memasang plang nama yang menginformasikan kepada masyarakat. Ini menjadi tanda tanya, berapa nilai pagu, volume kegiatan dan kontraktor dari perusahaan mana yang mengerjakan?.
Dikonfirmasi pekerja di lokasi proyek, mereka lebih memilih bungkam dan terkesan cuek ketika di tanya mengenai proyek tersebut. Bahkan hal serupa dilakukan salah satu pekerja terlihat memegang gambar, bahkan terlihat sebagai mandor di proyek tersebut.
Saat dikonfirmasi, dirinya mengaku tidak mengetahui papan proyek, dia menjelaskan bahwa proyek yang tengah dikerjakan adalah proyek yang bersumber dari pemerintah.
” Iya proyek ini dari pemerintah, untuk papan proyek, nilai anggaran saya tidak tahu, saya baru kerja di sini,” ujar pekerja singkat.























