StudioKctus

Tirai Robek di SMPN 9 Serang: Panutan yang Berubah jadi Pelaku Pelecehan

Tirai Robek di SMPN 9 Serang: Panutan yang Berubah jadi Pelaku Pelecehan
Tirai Robek di SMPN 9 Serang: Panutan yang Berubah jadi Pelaku Pelecehan

siber.news | Dunia pendidikan kembali memanggil kita untuk menatap kenyataan pahit, tempat yang seharusnya menjadi ruang tumbuh justru menyisakan trauma.

Dua alumni SMPN 9 Kota Serang, dengan penuh keberanian, melaporkan pelecehan seksual yang mereka alami dari salah satu guru di sekolah mereka.

Peristiwa kelam itu terjadi dilingkungan sekolah pada tahun 2023, tetapi luka tidak mengenal waktu.

Didampingi para alumni, mereka (korban) datang bukan hanya membawa kisah, tetapi harapan akan keadilan dan perubahan.

“Saya mengakui Kecolongan & saya sendiri kaget, saat dua orang korban dengan didampingi para alumni melaporkan kejadian pelecehan yang dilakukan oleh terduga pelaku” ujar Kepala sekolah smpn 9 kota serang gaosul alam kepada media, Senin (28/07/2025)

Gaosul menyebut bahwa oknum guru terduga pelaku juga sudah dinonaktifkan dari sekolah

“Setelah laporan itu saya terima, kemudian saya tindak lanjuti dengan melaporkan peristiwa memalukan itu ke dinas pendidikan kota serang. terhadap pelaku juga sudah saya nonaktifkan dari sekolah, bahkan menginjakkan kakipun saya larang,” Paparnya

Sang guru dinonaktifkan dan dipindah tugaskan ke SMP Satap Curug sejak 25 Juni 2025.

Pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada Dinas Pendidikan. Namun, pengakuan paling menyentuh datang dari internal sekolah: “Kami kecolongan.”

Lebih lanjut, Gaosul menyebut bahwa kasus pelecehan tersebut sudah diambil alih oleh walikota serang.

“Mungkin ini juga bahan evaluasi kami (sekolah) agar lebih baik kedepan, sekarang kami juga sedang menunggu tindak lanjut dan keputusan dari walikota serang terhadap sanksi bagi pelaku,”

Saat disinggung mengenai perilaku pelaku, Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Ali mengungkapkan bahwa tidak ada tanda-tanda mencurigakan dari sang guru—

“Terlihat normal dan biasa aja. gaya bicara, sikap, semua tampak biasa,”

“Pelaku sendiri, tercatat sebagai alumni dan pelatih sekolah sejak 2009, sementara untuk aktif mengajar sejak 2015,” ujar guru lain yang turut serta menerima kedatangan teman media

Dua dekade berada di lingkungan pendidikan, namun justru meninggalkan bekas luka bagi mereka yang dulu menganggapnya sebagai panutan.

Ironi terbesar datang dari pengakuan soal sistem keamanan sekolah : hanya menjaga bangunan, bukan anak-anak di dalamnya. Kita perlu lebih dari sekadar pagar dan kamera pengawas; kita perlu hati, kepekaan, dan keberanian untuk bertindak sebelum terlambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.