Senin, 19 Januari 2026 20h37 WIB
Jakarta Saham penerbit tekstil PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) menarik perhatian para pemain pasar selama hari libur Senin, 16 Januari 2026.
Baca juga:
BCA Syariah bahagia lagi
Saham penerbit mode Muslim yang berbasis di Subang naik 34,57 persen atau 28 poin, menutup pada 109. Saham ZATA didagangkan dalam kisaran 85-109 selama bulan puasa hari ini.
Namun, penilaian saham dianggap cukup premium, dengan rasio harga/keuntungan (P/E) 516 kali, mencerminkan harapan pasar yang tinggi tentang prospek bisnis perusahaan di masa depan.
Baca juga:
Unilever Indonesia akan membayar dividen lebih dari IDR 3 triliun pada bulan Desember, investor akan menerima jumlah itu
Ilustrasi investasi
Foto:
- Pemberhentian dari penangkapan
Struktur kepemilikan saham ZATA
Baca juga:
Kurang dari satu tahun setelah terdaftar di IDX, Yupi akan mendistribusikan dividen sebesar IDR 300 miliar
Di tengah kenaikan harga saham, struktur pemegang saham ZATA juga menonjol. Setidaknya tiga pemegang saham mayoritas mengendalikan sebagian besar saham perusahaan.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pemegang saham terbesar ZATA adalah PT Lembur Sadaya Investama, yang memiliki 5,83 miliar saham atau setara dengan 68,71 persen.
Dua pemegang saham utama lainnya berasal dari manajemen perusahaan. Sebagai direktur perusahaan, Elidawati memiliki 390 juta saham atau setara dengan 4,59 persen.
Henda Roshenda Noor sebagai Komisaris ZATA memiliki 60 juta saham atau 0,71% dari total.
Saham ZATA juga dimiliki oleh orang awam yang tidak bersertifikat, yang mewakili 2,21 miliar saham atau sekitar 25,99 persen.
![]()
Tanggal pemenuhan: 29 Desember 2025, BBRI memberikan IDR 20,6 triliun kepada pemegang saham
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI menetapkan tanggal sementara dividen tunai untuk tahun fiskal 2025 sebagai Senin, 29 Desember 2025 untuk pasar umum.

VIVA.co.id
Tanggal 29 Desember 2025





















