Polisi New Delhi, Delhi, menangkap seorang pria berusia 39 tahun yang diduga menipu pengguna ATM dengan mengganti kartu debitnya dan menggunakan kartu tersebut untuk membeli peralatan rumah tangga, demikian disampaikan seorang pejabat pada hari Senin.
Dia mengatakan bahwa polisi menangkap Mohd Karim, warga Jaffrabad di timur laut Delhi, saat menyelidiki kasus penipuan yang dilaporkan awal bulan ini.
Selama penyelidikan, polisi menyita berbagai peralatan rumah tangga, termasuk mesin cuci, pemanas minyak, press listrik, dan penyaring udara, yang diduga dibeli dengan kartu debit yang telah diganti.
Polisi menyita 61 kartu debit dan kredit miliknya, serta tiga pelat nomor palsu sepeda motor.
Kasus ini terungkap setelah e-FIR dicatatkan pada 17 Januari, di mana pelapor, Roshan, menyatakan kartu debitnya telah diganti di sebuah ATM di Mukherjee Nagar pada 3 Januari.
Pelapor mengatakan kepada polisi bahwa saat hendak mengambil uang, seorang tak dikenal mendekatinya dengan alasan ingin membantu mengatasi masalah teknis, sebentar menyentuh kartunya, lalu mengembalikannya.
Uang itu kemudian ditarik dari rekeningnya tanpa sepengetahuannya.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa sebesar 20.000 dolar telah ditarik dari rekening pengadu dan kartunya kemudian digunakan di sebuah showroom elektronik di Model Town untuk membeli berbagai barang.
Berdasarkan laporan, tim melakukan razia di beberapa tempat sebelum menangkap Karim, kata seorang perwira polisi senior.
Selama pemeriksaan, Karim mengakui keterlibatannya dalam kasus itu dan mengaku telah melakukan kejahatan serupa demi uang mudah, kata polisi.
Diketahui juga bahwa Karim sebelumnya terlibat dalam kasus pencurian dan penipuan yang tercatat di kantor polisi New Ashok Nagar pada tahun 2023, tambah petugas.
Polisi menyatakan bahwa penyelidikan kasus tersebut masih berlangsung.
Artikel ini dihasilkan dari umpan berita otomatis lembaga berita tanpa perubahan isi teks.









