StudioKctus
Sports  

Bucks tersungkal, siap membalas dendam ke Spurs

Bucks tersungkal, siap membalas dendam ke Spurs
Featured image untuk artikel: Bucks tersungkal, siap membalas dendam ke Spurs

Kekalahan telak di kandang masih menyisakan rasa kecewa bagi Milwaukee Bucks. Rabu malam mereka menyerah di hadapan publik sendiri, dan kini lengser ke posisi ketujuh Timur. Namun, bukan waktua meratapi—justru itu jadi bahan bakar. Jumat dini hari nanti, Giannis cs. bertolak ke San Antonio dengan satu misi: membalas dendam sekaligus menuntut kemenangan dari Spurs yang tengah terpuruk di dasar klasemen Barat.

Milwaukee Bucks melaju ke San Antonio dengan bekal pahit: baru saja dihantam Minnesota Timberwolves 139-106 pada Selasa lalu, di tengah skuad lawan yang tak lengkap. Giannis Antetokounmpo menjadi sorotan dengan 25 poin dan delapan rebound terbanyak untuk tim, didampingi Bobby Portis yang turun sebagai starter menggantikan Myles Turner cedera, menyumbang 14 poin. Kevin Porter Jr. turut membantu dengan 13 angka.

Bucks meninggalkan lapangan di tengah sorakan cemoohan pendukung Spurs saat mereka tertinggal 31 poin di akhir kuarter kedua. Ketika Antetokounmpo dilanggar di awal kuarter ketiga, ia membalas dengan mengejek penonton, namut respons itu tak cukup membalikkan keadaan. Milwaukee akhirnya menyerah untuk kali kedua berturut-turut, dan ini menjadi kekalahan ketiganya dalam empat laga terakhir.

“Kalau ada yang boo saya, ya saya jawab dengan permainan,” ujar Antetokounmpo. Ia menyebut laga Selasa itu jadi pertama kali ia merasa dicemooh di kandang sendiri. “Tak jadi soal—saya main demi rekan setim, demi diri sendiri, dan demi keluarga.”

“Menurut saya, kami tidak tampil agresif, tak mengerahkan yang terbaik, dan kurang solid sebagai tim. Tak banyak hal positif yang bisa diambil dari laga ini. Jalan satu-satunya: lupakan saja, evaluasi bagian yang seharusnya kami kuasai, perbaiki, lalu fokus ke pertandingan berikutnya.”

Spurs kembali ke kandang dengan beban dua kekalahan beruntun. Kekalahan terbaru datang dari Oklahoma City, 98-119, pada Selasa lalu. Ironisnya, San Antonio sempat menang tiga kali melawan Thunder—tim dengan rekor terbaik NBA musim ini—namun kali ini mereka tersandung di kuarter ketiga. Setelah hanya tertinggal tiga poin di babak pertama, Spurs melihat ketertinggalan membengkak menjadi 19 poin usai jeda.

Pertama kalinya musim ini, Spurs dipaksa berhenti di bawah 100 poin. Setelah menundukkan Oklahoma City pada Hari Natal, San Antonio malah kehilangan enam dari 10 laga berikutnya dengan hanya 40% tembakan yang mengarah ke keranjang.

“Rencana memang sudah ada, tapi eksekusinya kurang oke. Di kuarter ketiga, Thunder langsung nyalip dan menjauh,” ujar pelatih San Antonio, Mitch Johnson. “Sejak awal pertandingan, kami memang belum tajam.”

“Setiap laga ini adalah pelajaran berharga yang wajib kami serap. Kami harus bisa mengambil hikmah dari momen-momen tersebut dan memanfaatkannya untuk berkembang lebih baik.”

Stephon Castle menjadi ujung tombak Spurs dengan 20 poin pada laga Selasa, didampingi Victor Wembanyama yang menyumbang 17 angka. De’Aaron Fox mencatat 14 poin, Julian Champagnie 13, serta Dylan Harper menambah 12 poin.

Pertandingan Kamis ini baru yang pertama dari dua kali bentro Bucks dan Spurs musim ini; San Antonio akan datang lagi ke Milwaukee pada 28 Maret.

Milwaukee Bucks harus menelan pil pahit usai tersungkur di tangan San Antonio Spurs. Kini, mereka membidik kemenangan di pertemuan berikutnya untuk sekaligus membayar dendam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Di antara banyaknya opsi, situs slot gacor hari ini yang satu ini menawarkan bonus selamat datang yang menguntungkan.

Informasi lengkap mengenai aplikasi dapat dilihat di tobrut888 bagi yang ingin berlatih atau sekadar bersenang-senang.