Apple baru-baru ini membenarkan kabar bahwa mereka akan bermitra dengan Google Gemini untuk menyediakan fitur AI di Siri dan layanan lainnya.
Alasan utama di balik pengumuman ini sangat jelas dari cara Apple menyampaikannya …
Mark Gurman dari Bloomberg pertama kali melaporkan bahwa Siri baru akan mengandalkan model Google Gemini untuk kecerdasan buatannya. Saat itu, ia menduga Apple mungkin tidak akan mengumumkannya secara terbuka. Laporan berikutnya menyebut bahwa “beberapa pimpinan Apple” merasa tidak masuk akal jika harus mengembangkan model AI sendiri.
Jika masih ragu mengapa Apple mengambil keputusan ini, cukup lihat bagaimana informasi tersebut disampaikan.
Apple tidak menerbitkan siaran pers atau memberikan berita eksklusif ke media teknologi, melainkan menyampaikannya lewat acara Mad Money di CNBC yang dipandu Jim Cramer. Singkatnya, pengumuman ini ditujukan bukan untuk pelanggan Apple, melainkan untuk investor yang selama ini menanyakan kapan Apple akan serius di bidang AI.
Namun, ini tetap kabar baik bagi kedua kelompok tersebut.
Meskipun langkah ini berarti Apple tidak lagi sepenuhnya mengandalkan model AI buatannya sendiri, pendekatan ini dinilai tepat. Dengan cara ini, pengguna bisa mendapatkan teknologi AI terbaik dari perusahaan terkemuka, sambil tetap menikmati jaminan privasi Apple.
Karena privasi—bukan performa—adalah nilai utama Apple di dunia AI, tidak ada alasan kuat bagi Apple untuk terus memaksakan diri mengembangkan model sendiri yang perkembangannya terbilang lambat.
Pendapat penulis: Apple sebaiknya fokus menggunakan model AI terbaik yang berjalan di server PCC miliknya sendiri, dengan jaminan privasi tetap terjaga.
Sebagaimana diharapkan, Apple pun memastikan bahwa privasi tetap terjamin.
Apple Intelligence akan terus beroperasi di perangkat Apple dan Private Cloud Compute, sambil mempertahankan standar privasi industri yang menjadi keunggulan Apple.
Penting dicatat: kesepakatan ini tidak mengikat Apple sepenuhnya. Meski merupakan kemitraan multi-tahun, Apple tetap bebas menggunakan kombinasi model buatannya sendiri dan Google Gemini.
Jika Apple merasa bisa menghasilkan model yang lebih baik untuk tugas tertentu, mereka bisa menggunakan model sendiri. Dan jika suatu saat nanti Apple berhasil melampaui kemampuan AI Google untuk asisten seperti Siri (meski saat ini tampak mustahil), mereka bisa berubah arah.
Penulis heran: bagaimana pengamat Apple bisa punya pandangan sesempit ini?
Apple pernah membuat peta, chip, gedung khusus, bahkan kotak pizza sendiri. Sementara AI adalah hal terbesar di teknologi sejak Internet. Mustahil Apple hanya akan puas menggunakan model orang lain.
Sementara itu, bagi investor dan pengguna, kesepakatan ini memungkinkan Apple mewujudkan janji-janji dalam video iPhone 16 yang sempat dihapus. Seperti dikatakan rekan penulis, Ryan Christoffel, kini reputasi dua perusahaan—Apple dan Google—yang dipertaruhkan, sehingga peluang keberhasilan pun meningkat.
Apple sengaja tidak menyebutkan jadwal rilis secara rinci, tapi setelah kesepakatan ini resmi, kita bisa berharap Siri baru segera hadir.
Apakah kabar ini membuat Anda lebih optimis soal Siri baru? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar.
Foto oleh Rubaitul Azad di Unsplash
FTC: Kami menggunakan tautan afiliasi otomatis yang menghasilkan pendapatan. Selengkapnya.
Tautan Sumber Artikel
https://9to5mac.com/2026/01/13/apple-didnt-do-its-siri-gemini-deal-for-you-and-i-but-its-still-good-news/























