Wakil Ketua Komite Antara Jakarta
Hekal mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi di Jakarta pada hari Sabtu bahwa semua posisi yang kosong atau ditinggalkan saat ini di OJK dan IDX akan diisi oleh orang-orang yang paling kompeten dan terampil di bidang ini.
Hekar menegaskan bahwa partai politiknya akan terus aktif dan konstruktif dalam memainkan peran pengawasannya untuk memastikan keberlanjutan OJK dan EIB, serta meningkatkan kredibilitas dan daya saing pasar keuangan Indonesia di mata investor domestik dan global.
Dia juga menyerukan semua pihak terkait, mulai dari regulator, peserta pasar hingga masyarakat umum, untuk tidak terganggu oleh spekulasi yang dapat merusak stabilitas pasar.
Hekar juga meminta semua pihak untuk mendukung kemajuan dalam meningkatkan dan memperkuat infrastruktur pasar keuangan nasional secara berkelanjutan.
Pada hari Sabtu (31/1) anggota OJK mengadakan pertemuan dengan Friderica Widyasari Dewi sebagai Presiden Jasa Keuangan (Pjs) dan Wakil Presiden OJk, dan Hasan Fawzi sebagai Presiden O JK untuk menjadi Direktur Eksekutif OJ KPMDK, OJJK Capital Markets Regulatory, Financial Derivatives and Carbon Exchange.
Pengangkatan ini dilakukan setelah Mahendra Siregar mengundurkan diri sebagai Ketua OJK; Mirza Adityaswara sebagai Wakil Ketua O JK; Inarno Djajadi sebagai CEO PMDK; IB Aditya Jayaantara sebagai Pengawas Penerbit, Bursa Saham, Audit Khusus, Keuangan Derivatif dan Wakil Spesialis Bursa Karbon OJk (DKTK).
OJK, Fredrika dan Hassan, seperti sebelumnya, terus memegang posisi di bidang masing-masing, yaitu sebagai Direktur Eksekutif untuk Layanan Keuangan, Pendidikan dan Perlindungan Konsumen, dan sebagai Inspektur Tetap dalam bidang inovasi teknologi keuangan, aset keuangan digital, dan aset crypto.
Empat pejabat senior OJK mengumumkan pengunduran diri mereka pada malam Jumat (30/1). Pada saat yang sama, Iman Rachman mengumumkan penghentian dirinya sebagai CEO Bank Investasi Eropa pada Jumat pagi (30/1) ini.
Bank akan mengumumkan Dirut sebagai CEO sementara sebelum peluncuran sahamnya pada hari Senin (2 Februari).
PDI P menganggap pengangkatan besar-besaran karyawan OJK dan BEI sebagai contoh baru.
Baca juga: Para ekonom memperkirakan pasar modal akan tetap waspada dalam beberapa hari ke depan
OJK-BEI: Pemimpin OJ K-BEi: Pasar perlu petunjuk yang jelas setelah pengunduran diri
Reporter: Rizka Karnessa Editor: Biqwanto Situmorang Hak cipta © Antalya 2026
Untuk itu, kami juga telah mengizinkan pengguna untuk menggunakan situs web ini untuk mencari, mengekrar, atau mengindeks konten buatan tanpa izin tertulis dari Antalya Communications.





















